Mahasiswi Surabaya Direkam Ketika Mandi, Pelaku Pakai iPhone 15 Pro

Mahasiswi Surabaya Direkam Ketika Mandi, Pelaku Pakai iPhone 15 Pro © mili.id

MV, korban perekaman membuat laporan polisi.

Surabaya, mili.id - Seorang mahasiswi universitas swasta di Surabaya, mengaku direkam ketika mandi di kamar kosnya yang berada di Jalan Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, pada Jumat (21/2/2025) lalu.

Korban berinisial MV (21), seorang gadis asal Maluku, itu mengatakan ia mengetahui aksi tidak terpuji itu ketika tengah mandi di tempat kosnya, dan melihat ada kamera ponsel yang menyorot dari sebuah ventilasi.

Baca juga: Ibu Hamil 7 Bulan di Surabaya Diadili dalam Kasus Peredaran 18,4 Gram Sabu

"Jadi (Jumat) sore itu. saya lagi mandi tiba-tiba pas saya melihat ke atas, di ventilasi kamar mandinya itu ada kamera handphone," katanya, Rabu (26/2/2025).

Mahasiswi semester 6 tersebut kaget karena melihat sudah ada handphone di ventilasi kamar mandinya, akan tetapi dia tidak menemukan pelaku yang diam-diam merekamnya.

"Handphone-nya itu IPhone 15 Pro, warnanya silver, sudah naik di atas ventilasi kamar mandi. Saya enggak tahu (ponselnya siapa), enggak tahu juga (penghuni atau bukan)," ujarnya.

Baca juga: Lima Siswa SMA Maryam Surabaya Raih Beasiswa Penuh ke Tomsk State University Rusia Lewat Olimpiade Internasional ORMO

Informasi yang MV dapatkan, perekam tersebut adalah kekasih dari penghuni kos lain. Meski demikian, dia masih belum mengetahui terkait kebenaran dari cerita itu.

"Kalau dari pengakuan pemilik kos, pelakunya itu pacar dari tetangga kos saya, tapi saya enggak kenal dengan keduanya. Saya tidak kenal sama sekali, belum pernah ketemu," jelasnya.

Saat ini, MV telah melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke Polsek Wonocolo. Perempuan itu membawa barang bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadiannya.

Baca juga: BAZNAS Surabaya Dukung Pendidikan 1.500 Anak Yatim Lewat Bantuan Perlengkapan Sekolah

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonocolo, AKP Kusmianto membenarkan adanya laporan perekaman tersebut. Namun, perkaranya sudah dilimpahkan ke Mapolrestabes Surabaya.

"Benar ada laporan (ke Polsek Wonocolo). Akan kami serahkan ke unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polrestabes Surabaya," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait