Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo usai dilantik.
Situbondo, mili.id - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo langsung melakukan pertemuan virtual, dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Situbondo.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Situbondo yang akrab dipanggil Mas Rio menegaskan, tentang pentingnya netralitas dan profesionalisme di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk isu integritas birokrasi pasca pemilihan kepala daerah 2024 (Pilkada 2024).
Baca juga: Jamaah Shalawat Nariyah Kota Surabaya Sembelih Hewan Kurban, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan
“Sekitar lebih dari 80 persen peserta aktif terlibat dalam politik, yang jelas melanggar etika profesionalisme ASN, sehingga kondisi ini perlu distabilkan agar ASN dapat kembali fokus pada tugas profesionalnya," ujar Mas Rio, Jumat (21/2/2025).
Menurutnya, jabatan dalam pemerintahan harus diisi oleh individu yang memiliki ide dan gagasan, bukan oleh mereka yang hanya mencari simpati atau melakukan praktik menyogok.
“Saya pastikan pejabat yang mencoba menyogok untuk mendapatkan posisi strategis akan dicopot dari jabatannya,”bebernya.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
Lebih jauh Mas Rio menegaskan, pihaknya juga memperkenalkan tradisi ASN di lingkungan Pemkab Situbondo, dengan mendorong pembacaan selawat dalam setiap kegiatan.
“Saya meminta seluruh staf untuk membaca sholawat, terutama selawat nariyah. Bagi yang memiliki pandangan lain, mereka dipersilakan membaca yang sesuai dengan keyakinannya,” katanya.
Baca juga: 137 Ribu Guru Non-ASN Dapat Tunjangan Baru
Dengan berselawat sebelum bekerja, pihaknya berharap ada keseimbangan batin dan spiritualitas dalam pelaksanaan tugas.
“Dengan harapan agar sebelum bekerja, setiap pegawai dapat merenungkan niat mereka bahwa apa yang mereka lakukan adalah bagian dari ibadah,” pungkasnya.
Editor : Aris S
