Honorer BPBD, Ferry banting setir jualan durian usai dirumahkan (Foto: Hatta/mili.id)
Jember, mili.id - Seorang honorer di Jember yang dirumahkan, kini berjualan durian untuk menyambung hidup.
Honorer itu bernama Ferry Sukiro Putra (26), warga Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari.
Baca juga: Partisipasi Peserta dari 16 Kota di Jawa dan Bali di Event Tahunan Aston Jember
Pria yang sejak Tahun 2018 menjadi honorer BPBD Jember itu ikut terdampak regulasi Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
Sejak awal Februari 2025, Ferry dirumahkan oleh BPBD Jember. Untuk menyambung hidup, dia mencoba peluang usaha dengan berjualan durian.
Peluang usaha itu dilakukan olehnya dengan mempertimbangkan saat ini di Jember sedang panen durian.
"Awalnya saya kan bekerja di BPBD sebagai honorer, setelah ada regulasi baru itu. Bahasanya pimpinan kemarin itu, bilang kepada saya dan teman-teman honorer. Terserah mau kerja atau tidak. Jadi dari sana saya berpikir dirumahkan, dan untuk menyambung hidup saya berjualan durian ini," terang Ferry di rumahnya, Kamis (13/2/2025).

Baca juga: Ketua MAKI Jatim Apresiasi Pemenang Kompetisi Fun Run 5K di Jember
Mempertimbangkan adanya nominal uang dari tabungan dan dengan berutang ke orangtua, Ferry pun berjualan durian.
"Sambil menunggu regulasi baru ke depannya. Kebetulan saya juga punya teman petani durian di (Kecamatan) Panti. Saya mencoba ambil peluang jualan durian ini," ungkap dia.
Untuk sementara, Ferry menjual durian-durian itu secara online, kepada teman-temannya.
"Saya ada rencana juga mungkin nanti menjual di jalan. Apalagi sebentar lagi ramadan, jadi mungkin banyak orang yang beli," sambungnya.
Baca juga: Antusias Warga Jember Ikuti Kompetisi Fun Run Gratis, Gebrakan MAKI Jatim
Ferry akan tetap memantau informasi dari kantornya sembari berjualan durian.
"Saya bersama teman-teman juga melihat dan menunggu perkembangan nasib saya. Untuk soal kebencanaan, misal terjadi bencana alam. Saya dan teman-teman siap jika dibutuhkan untuk membantu warga terdampak bencana," tandasnya.
Editor : Narendra Bakrie
