Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi. (Istimewa)
Pasuruan, mili.id - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang masih belum memiliki jaminan kesehatan akan di cover melalui UHC.
"Alhamdulillah masyarakat Pasuruan sudah 99% lebih memiliki jaminan kesehatan, sisanya tinggal 1200an lebih yang masih belum tercover dan ini akan dicover oleh UHC," ungkap Andri saat dikonfirmasi pada Kamis (6/2/2025).
Upaya peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pasuruan masih terus dilakukan peningkatan agar masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang maksimal dan gratis.
Diketahui masih banyak masyarakat Pasuruan yang belum tercover dalam jaminan kesehatan, baik jaminan kesehatan yang menjadi program pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.
Masyarakat yang tidak terdaftar dalam jaminan kesehatan nasional seringkali mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan secara gratis.
Politisi yang akrab disapa AW itu mengaku bahwa pihaknya di Komisi IV juga telah menyampaikan perihal tersebut kepada BPJS, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan serta RSUD Bangil dan Grati dalam rapat yang dilakukan di gedung DPRD Senin (3/2/2025) lalu.
"Kami juga menekankan kepada BPJS agar melayani tanpa ribet, juga dengan pihak RSUD Bangil dan Grati, yang penting yang sakit terlayani dulu dengan baik, Administrasi bisa sambil jalan," terangnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan itu juga mengingatkan faskes 1 di puskesmas masing-masing kecamatan sebelum dirujuk ke RSUD baik milik pemerintah atau swasta agar bisa mendapatkan pelayanan secara geratis.
"Tidak semua yang sakit harus dirujuk ke RS, 144 diagnosa, 144 jenis penyakit bisa dilakukan di puskesmas se Kabuapten Pasuruan berikut labnya," pungkasnya.
Baca juga: Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas di Tutur Ikut Rawat Ladang Jagung Warga
Editor : Achmad S
