ilustrasi
Surabaya, mili.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prediksi prakiraan cuaca untuk hari Selasa, tanggal 4 Februari 2025 mendatang.
Dilansir dari website resmi BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah sebagai berikut:
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Aceh, Warga Diminta Waspada
Potensi Hujan Intensitas Sedang-Lebat
1. Aceh
2. Sumatera Barat
3. Kepulauan Riau
4. Sumatra Selatan
5. Bengkulu
6. Lampung
7. DI Yogyakarta
8. Bali
9. Kalimantan Selatan
10. Sulawesi Utara
11. Sulawesi Tengah
12. Sulawesi Tenggara
13. Maluku Utara
14. Papua Barat Daya
15. Papua Barat
16. Papua Pegunungan
17. Papua Selatan.
Potensi Hujan Intensitas Lebat-Sangat Lebat
1. Jawa Timur
2. Nusa Tenggara Barat
3. Nusa Tenggara Timur
4. Kalimantan Barat
5. Kalimantan Tengah
6. Kalimantan Timur
7. Kalimantan Utara
8. Sulawesi Selatan.
Baca juga: BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Bali
Potensi Angin Kencang
1. Riau
2. Kepulauan Riau
3. Sumatera Barat
4. Jambi
5. Sumatera Selatan
6. Bengkulu
7. Kepulauan Bangka Belitung
8. Lampung
9. Banten
10. DKI Jakarta
11. Jawa Barat
12. Jawa Tengah
13. DI Yogyakarta
14. Jawa Timur
15. Bali
16. Nusa Tenggara Barat
17. Nusa Tenggara Timur
18. Kalimantan Barat
19. Kalimantan Tengah
20. Kalimantan Selatan
21. Sulawesi Utara
22. Gorontalo
23. Sulawesi Tengah
24. Sulawesi Barat
25. Sulawesi Selatan
26. Sulawesi Tenggara
27. Maluku Utara
28. Maluku
29. Papua Barat Daya
30. Papua Barat
31. Papua Tengah
32. Papua Selatan.
Dengan demikian, BMKG mengimbau masyarakat agar waspada terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai petir, berhati-hati terhadap jalanan licin yang berpotensi membahayakan keselamatan saat berkendara.
Baca juga: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jatim
Selain itu, masyarakat yang berada di daerah rawan diharapkan selalu siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang dapat terjadi kapan saja.
Editor : Achmad S
