Khusnul Khotimah
Mili.id - Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah mempertanyakan tentang keamanan seluncuran Waterpark Kenjeran yang baru baru ini ambrol.
"Tahun 2019 mereka melakukan perbaikan, apakah memastikan (keamanan) alat alat wahana yang dibuat (katanya) dari Kanada." ujar Khusnul, usai hearing insiden Waterpark dengan pihak terkait, Senin (9/5).
Baca juga: Komisi D Pengalihan PBI JK ke UHC Jangan Ditunda, Yakin Seminggu Kelar
Bagi Khusnul insiden Waterpark sangat ironi, dia meminta agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di belakang hari. Menurutnya, lemahnya pengawasan jadi tanggungjawab bersama, kendati begitu ia mewanti-wanti pengelola tidak boleh lepas tangan.
Baca juga: Catatan Khusnul Khotimah pada Peringatan Hardiknas 2023
"(Saat) mengunjungi korban di RS Soewandhie dan Soetomo dan pengelola mendampingi. Saya sampaikan minimnya petugas yang berjaga disana. (Juga) antara satu tempat hanya dikuatkan dengan baut, bahkan kemudian beberapa sudah terlihat cukup mengkhawatirkan." urai Khusnul.
Khusnul berjanji pihaknya akan memanggil pihak manajemen berkaitan dengan asuransi. "Maka kami mohon waktu pada rapat selanjutnya akan memanggil pihak asuransi, juga pihak manajemen kenapa kemudian (asuransi) tidak dicantumkan." jelas Khusnul.
Baca juga: Menuju Surabaya Kota Layak Anak Dunia, Kekerasan Anak Malah Meningkat
Khusnul menjelaskan, harga tiket disitu sangat mahal, mulai Rp 40,000 weekday Rp 30.000 weekend Rp 35.000. "Berarti tidak murah. Ketika pengunjung siap membayar dengan harga tidak murah, tentu dengan jaminan keamanan dan kenyamanan selama mereka mengunjungi destinasi tersebut." kata Khusnul.
Editor : Redaksi
