Produksi garam Sumenep (Foto: Dok. Pemkab Sumenep)
Sumenep, mili.id - Produksi garam di Kabupaten Sumenep, Pulau Madura naik hingga 17 ribu ton.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya Dinas Perikanan Sumenep, Edie Ferrydianto.
Baca juga: MYZE Hotel Sumenep Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Gratis
"Dari catatan, produksi garam meningkat signifikan pada Tahun 2024. Ini telah melampaui target," jelas Edie, Rabu (22/1/2025).
Ia merinci, produksi garam dari target awal yang ditetapkan sebesar 129.419,27 ton, realisasi produksi mencapai 146.828,68 ton, atau naik 17.409,41 ton.
"Naiknya 17 ribu ton," sebutnya.
Menurut Edie, peningkatan ini didukung oleh cuaca yang sangat baik. Jadi, bergantung pada musim kemarau.
Baca juga: MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Paket “Stay & Stroll”, Menginap dan Wisata dalam Satu Paket
"Selain bergantung pada cuaca, penggunaan teknologi geomembran oleh sebagian petani juga mempercepat proses produksi," jelasnya.
Teknologi ini memungkinkan petani memanfaatkan alas terpal di lahan tambak, sehingga produksi garam menjadi lebih efisien.
Edie menyebut, luas areal tambak garam di Sumenep pada Tahun 2024 tercatat mencapai 1.701,43 hektare, tersebar di 10 kecamatan.
Baca juga: MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Kelezatan Eksklusif Sae Rassa Restaurant di Sumenep Festival 2026
Kecamatan itu melipuuti Gapura, Kalianget, Saronggi, Pragaan, Gili Genting, Talango, Raas, Arjasa, Kangayan, dan Sapeken.
"Kami berharap peningkatan produksi ini dapat terus berlanjut dengan dukungan teknologi dan kondisi cuaca yang mendukung," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
