Mendikdasmen Abdul Mu'ti (Foto: Muhammadiyah)
Jakarta, mili.id - Kata zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan ujian dalam sistem pendidikan di Indonesia, dibocorkan tidak ada lagi.
Bocoran itu disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.
Baca juga: SPMB 2026, DPRD Surabaya Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah
"Sekadar bocoran, nanti kata-kata zonasi tidak ada lagi, diganti dengan kata lain. Nah, kata lainnya apa? Tunggu sampai keluar," ungkap Mu'ti kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/1/2025).
Mu'ti menyebut bahwa keputusan terkait sistem PPDB akan disampaikan setelah sidang kabinet. Karena pihaknya sudah menyerahkan hasil kajian itu ke Sekretaris Kabinet.
"Sehingga kapan sistem ini diputuskan, sepenuhnya kami menunggu arahan dan kebijaksanaan Bapak Presiden," tegasnya.
Baca juga: Antusias Ribuan Warga, Serbu Pasar Murah Agenda Tahunan Yayasan Pendidikan Metta
Soal Ujian Nasional (UN), Mu'ti memastikan tidak akan menggunakan kata ujian lagi.
"Mungkin ini tak (saya) bocori sedikit saja, nanti tidak akan ada kata-kata ujian lagi. Kata-kata ujian tidak ada. Nah, kata penggantinya apa? Nanti tunggu sampai terbit," papar Mu'ti.
Menurut Mu'ti, kepastiannya akan menunggu kebijakan PPDB. Dia berharap sebelum Idul Fitri hal itu sudah ada kepastian.
"Jadi nanti (UN) akan kami sampaikan setelah peraturan tentang PPDB nanti keluar. Karena itu mudah-mudahan tidak perlu menunggu sampai Idul Fitri. Karena kajian sudah selesai. Sistem sudah kami siapkan. Tinggal menunggu waktu saja," tandasnya.
Editor : Narendra Bakrie
