Vila di Kota Batu Roboh, Messi dan 5 Wisatawan Lain Terluka

Vila di Kota Batu Roboh, Messi dan 5 Wisatawan Lain Terluka © mili.id

Vila di Kota Batu yang roboh (Foto: BPBD Kota Batu)

Kota Batu, mili.id - Sebuah vila Kota Batu roboh, hingga menyebabkan Messi dan 5 wisatawan lainya terluka.

Vila Manzara di Jalan Klengkeng Gang 1, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan/Kota Batu itu roboh akibat tanah longsor sekitar pukul 17.00 WIB, Senin (30/12/2024).

Baca juga: Ini Alasan Gubernur Khofifah Dorong Daerah Lain Kembangkan Budidaya Ikan Mas Punten Asli Batu

6 wisatawan yang terluka adalah Lionel Benjamin Messi Harianja (1 tahun 6 bulan), Rachel Immanuella Silaban (32), Clarissa Gloria Harianja (3), Noviasna Silitonga (60), Tumbur Harianja (34), dan Raja Romario Silaban (33).

Saat itu pula, mereka dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu untuk mendapatkan perawatan.

Ketua RW 3, Hariyono menjelaskan bahwa tanah tempat vila berdiri awalnya diperuntukkan untuk perumahan. Namun pemilik tanah, Unggul, membangun vila itu untuk disewakan.

"Saya diberi tahu Pak RT bahwa ada bangunan vila roboh. Setelah ke lokasi, saya baru tahu kalau tanah ini dulunya untuk perumahan," jelas Hariyono.

Hariyono menambahkan bahwa wisatawan yang menyewa vila berhubungan langsung dengan bagian pemasaran.

"Satu keluarga yang menginap di sana memang menyewa melalui marketing. Untungnya mereka hanya mengalami luka ringan dan sudah dibawa ke rumah sakit," paparnya.

Sementara Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu menyebut bahwa hujan dengan intensitas tinggi, drainase yang tersumbat, dan peningkatan debit air menyebabkan air menggerus plengsengan vila.

Akibatnya, bangunan vila roboh diikuti jatuhnya tiang listrik PLN dan Telkom yang menutup akses jalan menuju vila itu.

"Setelah kejadian, Polres Batu memasang garis polisi di lokasi sebagai bagian dari investigasi. Beberapa wisatawan yang menyewa vila di sekitar lokasi kejadian memilih pindah untuk menghindari risiko," terang dia.

Tim BPBD Kota Batu dan petugas gabungan bergerak cepat untuk menangani dampak longsor. Upaya pembersihan jalan dari tiang listrik dan Telkom yang roboh tengah dilakukan untuk memulihkan akses.

"Kami menghimbau masyarakat, khususnya pengelola vila, agar memperhatikan kelayakan bangunan dan memastikan izin sesuai peruntukannya," tuturnya.

Vila di Kota Batu yang roboh (Foto: BPBD Kota Batu)Vila di Kota Batu yang roboh (Foto: BPBD Kota Batu)

Baca juga: Aries Agung Paewai Terima Lencana Kehormatan Hakaryo Guno Mamayu Bawono Kategori Emas

Imbauan Pj Wali Kota Batu

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai langsung mendatangi lokasi, sekitar pukul 19.00 WIB.

Aries memberikan arahan kepada tim gabungan yang bertugas di lapangan.

"Saya turut berduka cita atas musibah yang menimpa wisatawan asal Bekasi ini. Pemerintah Kota Batu akan terus berupaya maksimal memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban. Saya juga mengimbau masyarakat Kota Batu untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama saat musim hujan," tutur Aries.

Aries yang juga Kadindik Jatim ini menekankan perlunya upaya pencegahan bencana di masa mendatang, termasuk perbaikan saluran drainase dan pembangunan infrastruktur penahan tanah yang lebih baik.

"Kita harus memperkuat mitigasi bencana untuk melindungi masyarakat dan wisatawan. Langkah-langkah antisipasi seperti ini akan menjadi prioritas Pemkot Batu," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan bencana, untuk selalu waspada dan segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan kepada pihak terkait.

Baca juga: Cerita Penyelamatan Pendaki Hilang di Gunung Butak

"Dengan koordinasi dan kewaspadaan yang baik, diharapkan risiko bencana dapat diminimalisir. Bencana ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan tanggap darurat," tuturnya.

Menurut laporan Pusdalops BPBD Kota Batu, tanah longsor terjadi akibat curah hujan tinggi, peningkatan debit air, dan tersumbatnya saluran drainase di kawasan tersebut.

Material longsoran tidak hanya menghancurkan satu unit vila, tetapi juga memutus akses jalan di sekitar lokasi akibat robohnya tiang listrik dan telepon.

Keenam korban yang mengalami luka merupakan satu keluarga yang tengah berlibur.

Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu mengatakan, penanganan melibatkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Batu, Polres Batu, Koramil Batu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu, serta relawan.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait