Tim SAR Dikerahkan Cari Pemuda Diduga Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Mojokerto

Tim SAR Dikerahkan Cari Pemuda Diduga Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Mojokerto © mili.id

Warga melihat proses pencarian pemuda yang diduga menceburkan diri ke Sungai Brantas Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto, mili.id - Tim SAR gabungan dikerahkan melalukan pencarian pemuda yang diduga menceburkan diri ke Sungai Brantas Mojokerto.

Pemuda berinisial TH (24) itu sempat menitipkan motornya di warung kopi sebelum menceburkan diri ke Sungai Brantas pada Senin (23/12/2024) malam.

Baca juga: Ratusan Relawan Mojokerto Ikuti Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Ini Kata Cak Sumardi

Alvi (18), pengunjung warkop Rolak Songo menjelaskan, pemuda asal Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto itu datang warkop sekitar pukul 21.00 WIB.

Pemuda itu lalu menitipkan motor Honda Beat bernopol S 3291 NAW, lengkap dengan kunci, STNK dan helm.

"Katanya ada keluarganya mau ambil. Saya tanya dia mau ke mana, dia suruh saya di sini saja. Kemudian dia jalan ke sungai," terang Alvi, Selasa (24/12/2024).

Alvi membeberkan, pemuda itu berambut panjang dengan kulit kuning. Pemuda itu juga memakai jaket hoodie warna hitam dan celana jins panjang.

Tim SAR gabungan mencari pemuda yang diduga menceburkan diri ke Sungai Brantas Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)Tim SAR gabungan mencari pemuda yang diduga menceburkan diri ke Sungai Brantas Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian

Setelah menitipkan motornya, korban berjalan ke Dam Rolak Songo di depan warkop.

Alvi mengaku sempat menghampiri TH yang berjalan ke arah Sungai Brantas, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Alvi bahkan sempat membujuknya untuk kembali ke warkop. Hanya saja, korban menolak.

"Kondisinya sudah menangis, katanya menunggu temannya. Saya balik ke warung, dia lari ke sungai sekitar jam 21.15 WIB," imbuhnya.

Pengunjung warkop yang sama, Aldeva (19) melihat langsung saat TH menceburkan diri ke Sungai Brantas melalui DAM Rolak Songo. Ia sempat meneriaki korban agar mengurungkan niatnya.

Baca juga: Dari Kandang Binaan ke Meja Warga, Kurban Berkah BAZNAS Mojokerto Hidupi Peternak dan Ribuan Mustahik

"Saya teriaki, dia justru lompat ke sungai. Kemudian dia berenang ke tengah DAM, bukannya menepi. Setelah itu tenggelam," ungkap Aldeva.

Saat ini, keluarga korban dibantu warga sekitar berusaha mencari TH di sekitar DAM Rolak Songo. Polisi, TNI, BPBD dan para relawan juga di lokasi melakukan asesmen.

"Kita masih terus melakukan penyisiran (menggunakan kapal), tapi dari sisi sana. Kalau dari lokasi sini (pintu rolak songo) tidak mungkin arusnya di bawah mutar," terang Jaka, salah satu relawan.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait