Aksi tersangka MF terekam CCTV. (Istimewa)
Surabaya, mili.id - Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak membekuk pencuri pikap ekspedisi yang beraksi di kawasan Tanjung Batu. Pelaku yakni MF (32) warga Semampir.
Kasi Humas Polres Tanjung Perak, Iptu Suroto menjelaskan, tersangka sudah sering berkeliaran di sekitar lokasi sebelum melakukan pencurian.
"Pelaku diketahui kerap berada di sekitar lokasi ekspedisi Ramadhan Trans, sehingga memahami dengan baik kondisi dan jadwal aktivitas di sana," katanya, Selasa (24/12/2024).
Begitu suasana ekspedisi sepi, tersangka kemudian melancarkan aksinya. Ia mengambil kunci pikap beserta STNK yang pada saat itu diletakkan oleh korban, LAW (33) di atas meja kerjanya.
"Saat suasana di sekitar lokasi sangat lengang. Mobil pikap berwarna abu-abu metalik yang baru saja di beli korban, raib digondol pelaku," tambahnya.
Korban yang panik kemudian mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, dan mendapati tersangka dengan santai mengeluarkan pikap itu dari garasi. Selanjutnya, korban membuat laporan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
"Mendapat laporan dari korban, tim Unit Jatanras yang dipimpin langsung Ipda Mustofa segera bergerak cepat ke lokasi kejadian. Anggota menganalisa melalui rekaman CCTV dan meminta keterangan saksi-saksi di sekitar TKP," lanjutnya.
Suroto mengungkapkan, dari rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku berdasarkan pakaian dan barang-barang yang dikenakannya, termasuk kaos putih dan sandal yang dikenakan saat aksi pencurian.
"Tak butuh waktu lama, petugas akhirnya menemukan keberadaan pelaku di kawasan Jalan Tanjung Sadari, Surabaya. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa kaos putih, sandal, ponsel hasil kejahatan, dan bukti transfer dana yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut," paparnya.
Pelaku kini telah ditahan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini, termasuk menyelidiki kemungkinan adanya pelaku atau lokasi lain.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan melaporkan segala bentuk tindak kejahatan yang dialaminya," pungkasnya.
Baca juga: Suroboyo 10K 2026 Dibanjiri Ribuan Pelari, Hotel dan Kuliner Surabaya Ikut Terdongkrak
Editor : Achmad S
