Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel Somanosa Marunduri saat mengkonfrontir tersangka Jarwo. (nana/mili.id)
Mojokerto, mili.id - Motif pelaku Sudarwo tega menghabisi nyawa Abid Yulandi Musyafa yang notabene teman dekatnya lantaran sakit hati kepada korban.
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel Somanosa Marunduri mengatakan, motif tersangka nekat membunuh Abid gegara dendam ibu angkatnya pernah diperlakukan kasar oleh korban.
"Motif tersangka sakit hati karena korban pernah berlaku kasar terhadap ibu angkat tersangka, akhirnya dibunuh,” ujar Daniel, Senin (23/12/2024).
Kemarahan Jarwo tak terbendung saat korban pernah menendang pintu rumahnya hingga membuatnya kaget. Sebelum dibunuh, tersangka menjemput korban untuk diajak ngopi di Jalan Benteng Pancasila, selain ngopi mereka berdua juga sempat menenggak minuman keras.
Dendam Jarwo terhadap Abid ternyata sudah lama, sebelum peristiwa pembunuhan Jarwo sempat membakar rumah Abid beberapa bulan sebelumnya. Sebab, saat dicari dirumahnya Abid tidak pernah ada.
“Setelah kita lakukan penyelidikan dan penyidikan tersangka juga mengakui pada bulan September kemarin membakar rumah korban, jadi sebelumnya rumah korban dibakar,” ungkapnya.
Menurut Daniel, pelaku menusuk korban sebanyak 17 kali dengan menggunakan pisau sangkur yang sudah disiapkan dibalik bajunya.
"Tersangka kami jerat dengan pasal 340 dan 338 KUHP, ancaman maksimal hukuman mati, seumur hidup, atau pidana penjara maksimal 20 tahun," tandasnya.
Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian
Editor : Achmad S
