Pantauan Udara Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Usai Sempat Ditutup Akibat Cuaca Buruk

Pantauan Udara Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Usai Sempat Ditutup Akibat Cuaca Buruk © mili.id

Tangkapan layar pantauan udara Kantor SAR Surabaya menggunakan Helikopter Dauphin (Foto: Pos Basarnas Banyuwangi)

Banyuwangi, mili.id - Pelabuhan Ketapang Banyuwangi sempat ditutup akibat cuaca buruk, Minggu (22/12/2024).

Penutupan sementara itu menyebabkan antrean kendaraan pribadi maupun logisitik.

Baca juga: Pelabuhan Diprediksi Padat Saat Iduladha

Dari pantauan udara terlihat antrean kendaraan mengular di Dermaga Bulusan Pelabuhan Ketapang. Pantauan udara dilakukan Pos Basarnas Banyuwangi menggunakan Helikopter Dauphin pada Minggu sore.

Koordinator Pos (Koorpos) Basarnas Banyuwangi SAR Surabaya, Wahyu Setyabudi menyampaikan bahwa patroli udara ditujukan memantau situasi arus lalu lintas di seputaran pelabuhan.

"Kita fokuskan patroli udara perihal penyeberangan Ketapang-Gilimanuk untuk pemantauan lalu lintas kendaraan yang menuju ke arah Pelabuhan Ketapang," jelas Wahyu.

Baca juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabar Selatan Siang Ini

Hasil pemantauan, tampak kantong parkir dermaga bulusan dipenuhi truk logistik yang antre untuk menyeberang.

Helikopter jenis Dauphin AS365 N3+ HR-3603 tersebut terbang dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Pantauan dari udara ini dikomandoi langsung oleh Kepala Kantor SAR Surabaya Muhammad Hariyadi.

Baca juga: Tradisi Ithuk-Ithukan Banyuwangi Tetap Lestari, Wujud Syukur Warga Osing atas Sumber Kehidupan

Sebelum mendarat di Bandara Banyuwangi, helikopter melakukan patroli di alur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

Dalam menghadapi kondisi cuaca musim hujan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, petugas mengimbau seluruh penumpang untuk tetap mengutamakan keselamatan.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait