Untag Surabaya hanya terima 50 mahasiswa untuk Falkutas Kedokteran angkatan pertama.(Foto : Untag for mili.id)
Surabaya, mili.id - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya resmi mengumumkan pembukaan Fakultas Kedokteran, yang terdiri dari Program Sarjana Pendidikan Dokter dan Pendidikan Profesi Dokter.
Fakultas yang secara resmi menerima mahasiswa baru di penghujung tahun 2024 ini, sebagai wujud sumbangsih perguruan tinggi dalam memperluas cakupan akademik dan kontribusinya terhadap kebutuhan dokter di
Indonesia.
Baca juga: Persebaya Taklukkan Persija 1-0, Debut Shin Tae-yong Berakhir Pahit di Piala Presiden 2026
Dekan Fakultas Kedokteran Untag Surabaya dr. Poerwadi, Sp.B, Sp.BA (K) memaparkan, pendaftaran dimulai sekarang untuk perkuliahan tahun akademik 2025/2026.
“Pada angkatan pertama ini kami hanya menerima 50 mahasiswa saja, nanti pendaftar juga harus melalui serangkaian tes untuk bisa menjadi mahasiswa FK di kampus merah putih ini," papar Poerwadi. Kamis
(19/12/2024).
Dokter spesialis bedah anak tersebut menerangkan, FK Untag Surabaya berfokus pada penanganan infeksi sistem pernapasan, khususnya pneumonia. Ada sejumlah study yang melandasi Untag untuk memilih fokus
pada infeksi paru hal itu sesuai Data Badan Pusat Statistik Jawa Timur pada 2021 dan 2022.
“Salah satu penyakit pernapasan yang menjadi perhatian besar hingga menimbulkan angka kematian tinggi di Indonesia adalah pneumonia. Untag Surabaya melihat hal ini sebagai tantangan yang perlu dihadapi dengan
memberikan pendidikan kedokteran yang berbasis pada penanganan penyakit ini secara lebih holistik,” ujarnya.
Baca juga: Aliansi Kalijudan Bersih, Desak Pengurus LPMK Mundur dan Dugaan Pungli Diusut Tuntas
Dalam penyusunan kurikulum, Fakultas Kedokteran Untag Surabaya mengacu pada Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) tahun 2014 dan berupaya untuk memenuhi standar internasional yang ditetapkan oleh
World Health Organization (WHO).
“Untuk menjadi seorang dokter yang berjiwa nasionalis patriotik, mahasiswa juga akan kami bekali 5 Stars WHO; Care Provider, Decision Maker, Communicator, Community Leader dan Manager. Tujuannya agar
mereka betul-betul memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan masyarakat,” lanjut dr. Poer.
Dalam menunjang kulitas pendidikan, FK Untag Surabaya juga telah menyiapkan sarana prasarana hingga tenaga pengajar berkualitas sesuai standar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
“Salah satu laboratorium keunggulan kita adalah laboraturium sistem pernapasan sebagai manifestasi dari keunggulan FK Untag nanti mahasiswa akan belajar mengenali indikator gagal nafas, kemudian
mereka mencari penanganan bagaimana oksigen bisa mencapai alveoli dengan sempurna, serta semua teori dan praktik lain terkait dengan sistem pernapasan,” papar dr Poer.
Sementara itu, Fakultas Kedokteran Untag Surabaya menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga kesehatan dan rumah sakit yang berfokus pada penanganan pneumonia dan penyakit pernapasan lainnya.
“Rumah Sakit utama kami adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, RSUD Haji, dan RSUD Sosodoro Bojonegoro. Selain itu juga berkolaborasi dengan RSUD Dr. Soetomo dan Rumah Sakit Persahabatan,” tuturnya.
Editor : Aris S
