Kronologi Pembunuhan Keluarga Guru di Kediri

Kronologi Pembunuhan Keluarga Guru di Kediri © mili.id

Kapolres Kediri, AKBP Bimo Ariyanto berada di TKP (Foto: Polres Kediri)

Kediri - Polisi membeberkan kronologi pembunuhan tiga orang keluarga guru di Kediri.

Kapolres Kediri, AKBP Bimo Ariyanto menyampaikan bahwa pelaku Yusak, adik kandung korban melakukan pembunuhan dengan palu.

Baca juga: Polres Kediri Kota Ringkus Pelaku Spesialis Pecah Kaca Mobil, Beraksi di 13 TKP Lintas Daerah

"Pelaku menghabisi korban menggunakan palu, dengan memukulkannya ke kepala korban tiga kali," ungkap Bimo, Jumat (6/12/2024).

Sementara dari keterangan saksi, yaitu anak sulung korban yang selamat, pelaku masuk ke dalam rumahnya menggunakan masker.

"Karena korban selamat ini masih observasi dan trauma, baru sedikit bercerita bahwa ada orang pakai masker masuk rumahnya lalu memukul orangtuanya," jelas Bimo.

Anak sulung korban adalah SP (8). Dia juga dipukul palu oleh tersangka tapi selamat. Dia kini telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Sedangkan ketiga korban tewas adalah orangtua SP, yaitu Agus Komarudin (38) dan Kristina (34), dan kakk laki-laki SP, berinisial CAW (9).

Baca juga: Budidaya Uwi Ungu Polres Kediri Terus Berkembang Dukung Ketahanan Pangan Lokal

Ketiganya ditemukan tewas di rumahnya Dusun Gondanglegi, Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri pada Kamis (5/12/2024) pagi.

Pelaku tega menghabisi nyawa saudaranya dan keponakannya lantaran sakit hati tidak dipinjami uang oleh kakaknya.

"Pelaku adalah adik kandung korban sendiri. Atas nama Yusak, residivis, mantan pelaku jambret," beber Bimo.

Untuk diketahui, Bimo memimpin langsung penangkapan pelaku di Lamongan.

Baca juga: Jelang Purna Tugas, Personel Polres Kediri Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian

Penangkapan melibatkan tim gabungan dari Satreskrim Polres Kediri dan Unit Reskrim Polsek Ngancar, dibackup Jatanras Polda Jatim.

"Karena pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap, sehingga kami lakukan tindakan tegas terukur (ditembak kakinya)," ungkap Alumni Akpol 2024 itu.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait