Sosialisasi segmen pemilih bareng KIM dan awak media (Inung/mili.id).
Probolinggo - Menjelang Pilwali Kota Probolinggo 2024 pada 27 November, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo terus berupaya menekan angka golput.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menggelar sosialisasi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Probolinggo Raya di Bale Hinggil.
Baca juga: Sinergi Media Massa, Kemenko Polkam Soroti Pentingnya Jurnalisme Sehat
Acara ini menyasar segmen pemilih dari Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan media, baik dari kalangan jurnalis media mainstream maupun pengguna media sosial seperti YouTuber dan influencer.
Para peserta diberikan edukasi terkait pentingnya menggunakan hak pilih dalam memilih pemimpin daerah.
Ketua PWI Probolinggo, HA Suyuti, hadir sebagai narasumber dan menyampaikan pentingnya peran media dalam menyukseskan pilkada.
Menurutnya, media memiliki fungsi utama sebagai penyampai informasi, pendidik, hiburan, kontrol sosial, dan lembaga ekonomi. Media sosial dinilai memiliki dampak luar biasa dalam menyebarkan informasi.
Baca juga: Khofifah Sebut Pesantren Benteng Moral Bangsa, Genggong Jadi Inspirasi Generasi Santri
"Meskipun proses verifikasi informasi di media sosial tidak seketat media mainstream, keduanya memiliki peran besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat," tutur Suyut.
Ia juga menekankan perlunya menjaga hubungan baik antara instansi dan awak media melalui komunikasi yang intensif serta pengiriman siaran pers secara rutin.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Probolinggo, Aman Suryaman, menambahkan bahwa KIM memiliki peran serupa dengan jurnalis, yaitu sebagai penyebar informasi yang positif bagi masyarakat.
Baca juga: CAJ Gelar Sidang Umum ke-21 di Kuala Lumpur, Tegaskan Solidaritas Jurnalis ASEAN
"Anggota KIM diharapkan memahami pentingnya Pilkada agar dapat memberikan informasi yang benar kepada masyarakat," kata Aman.
Dengan hanya tersisa dua hari menuju hari pemungutan suara, melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat semakin memahami pentingnya berpartisipasi aktif dalam Pilkada dan menghindari golput.
Editor : Achmad S
