Fakta-fakta di Balik Tewasnya Wanita Surabaya Dibunuh Kekasih

Fakta-fakta di Balik Tewasnya Wanita Surabaya Dibunuh Kekasih © mili.id

Tersangka Andre di Mapolrestabes Surabaya (Foto: Wendy/mili.id)

Surabaya - Polisi mengungkap kasus tewasnya wanita di Jalan Ngaglik II, Surabaya akibat dibunuh kekasihnya.

Wanita korban pembunuhan itu bernama Lindawati (53), asal Sutorejo, Surabaya. Sedangkan pelakunya adalah Andre (55), warga yang tinggal di TKP pembunuhan.

Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu (17/11/2024) malam. Setelah melakukan penyelidikan, Unit Reskrim Polres Genteng menetapkan Andre sebagai tersangka.

Berikut fakta-fakta di balik pembunuhan wanita itu:

Jalinan Asmara Korban dan Pelaku

Lindawati merupakan seorang janda, sementara Andre sudah berkeluarga. Mereka telah menjalin asmara gelap selama 2 tahun 6 bulan, tanpa status resmi.

"Tersangka sudah berhubungan (asmara) 2 tahun 6 bulan tanpa status," terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto pada Kamis (21/11/2024).

Motif Pembunuhan

Sebelum membunuh janda asal Jalan Sutorejo, Surabaya, Andre sempat cekcok dengan korban. Saat itu, perhiasan yang disepakati keduanya untuk digadaikan itu awalnya atas nama andre.

Akhirnya, perhiasan emas berupa 3 cincin, kalung berikut liontin dan sepasang anting-anting itu digadaikan atas nama Andre. Namun tanpa alasan yang pasti, tiba-tiba Linda meminta balik nama.

"Motif, cekcok tentang harta terkait surat gadai emas yang atas nama tersangka, lalu korban minta dipindah atau balik nama atas nama korban," ungkap Aris.

Kronologi Tewasnya Korban

Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim

Andre yang sudah naik pitam dalam permasalahan itu, tiba-tiba ia menyuruh Linda untuk mengambilkan segelas air minum. Linda kemudian berangkat ke dapur untuk memenuhi permintaan pasangan kumpul kebonya tersebut.

"Pada saat jalan ke belakang, tersangka mengambil piringan atau plat barbel seberat 5 kilogram dan langsung ke belakang. Kemudian memukul kepala korban berkali-kali," beber Alumni Akpol 2005 tersebut.

Pelaku Sempat Rekayasa Kematian Korban

Andre sempat merekayasa penyebab kematian korban. Ceritanya, setelah menghabisi nyawa wanita tersebut Andre kemudian mandi dikarenakan tubuhnya banyak dihinggapi darah korban.

"Dia sempat mandi. Kemudian di situ tersangka menghubungi anak korban sekitar jam 20.00 WIB, dan memberitahukan bahwa ibu korban jatuh terpeleset di kamar mandi," jelas Aris.

Setelah menerima kabar kematian ibunya, sang anak korban lalu melapor ke Command Center 112.

Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah

Petugas yang menerima laporan langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Namun, setelah melihat mayat korban, petugas merasa janggal.

"Sehingga petugas ambulans datang, dan karena melihat kematian tidak wajar, akhirnya dilaporkan ke kepolisian," tambahnya.

Tersangka yang masih ada di lokasi kejadian ketika polisi datang, langsung dibawa ke Mapolsek Genteng untuk dimintai keterangan.

Kemudian, keesokan harinya, Senin (18/11/2024), Penyidik Unit Reskrim Polsek Genteng menetapkan Andre sebagai tersangka atas tewasnya Lindawati.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait