Motor Adu Banteng di Mojokerto, Satu Pengendara Meninggal Dunia

Motor Adu Banteng di Mojokerto, Satu Pengendara Meninggal Dunia © mili.id

Motor yang terlibat kecelakaan sebelum dievakuasi petugas Satlantas Polres Mojokerto.

Mojokerto - Kecelakaan motor terjadi di Jalan Raya Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, yang menyebabkan Satu pengendara meninggal dunia saat menuju rumah sakit, sedang dua lainnya menderita luka-luka.

Kapolsek Kutorejo Iptu Agus Hariyanto menjelaskan, kecelakaan berawal saat motor Honda PCX bernopol S 5174 NBH warna merah yang dikendarai Bayu Kurniawan (27), warga Desa Bening, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto melaju dari barat hendak mendahului pemotor yang ada di depannya.

Baca juga: Ratusan Relawan Mojokerto Ikuti Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Ini Kata Cak Sumardi

"Peristiwa kecelakaan ini kemarin, akibat ada pemotor mencoba mendahului kendaraan di depannya. Namun saat itu, dari arah berlawanan melaju motor Yamaha N-Max warna abu-abu, sehingga tabrakan adu banteng terjadi," ujarnya, Jumat (22/11/2024)

Akibat tabrakan tersebut, N-Max bernopol S 4551 RD yang dikendarai Darmaji (54) asal Desa Bening, Kecamatan Gondang yang disalip ikut terdampak dan terjatuh.

Sementara, dua kendaraan yang bertabrakan, N-Max nopol S 4975 PL warna silver dikendarai oleh Deby Purwanto (30) warga Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, dan Honda PCX warna merah mengalami rusak berat di bagian depan.

"Tabrakan ini menyebabkan kendaraan milik Deby terpental dan menabrak kendaraan milik Darmaji, yang saat itu sedang membonceng Umi Amanah (40)," imbuhnya.

Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian

Para korban dievakuasi oleh anggota Polisi dibantu TNI dan relawan dilarikan ke RS Sumber Glagah, Kecamatan Pacet untuk dilakukan perawatan intensif.

"Korban meninggal dunia atas nama Bayu Kurniawan dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat cedera parah. Sedangkan Deby Purwanto mengalami cedera otak berat, dan Umi Amanah (penumpang Yamaha N-Max milik Darmaji) mengalami patah tulang pada paha kanan," imbuhnya.

Dugaan sementara, kecelakaan ini disebabkan oleh kelalaian pengendara Honda PCX yang tidak dapat mengantisipasi kondisi lalu lintas saat mendahului kendaraan dari sisi kanan.

Baca juga: Dari Kandang Binaan ke Meja Warga, Kurban Berkah BAZNAS Mojokerto Hidupi Peternak dan Ribuan Mustahik

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini, dan mengimbau pengendara untuk selalu berhati-hati serta mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari kecelakaan serupa.

"Selain itu, jarak yang terlalu dekat antara kendaraan yang melaju dari arah berlawanan semakin memperburuk situasi, yang akhirnya berujung pada tabrakan," tutur Agus.

Editor : Aris S



Berita Terkait