Anjing pelacak dari Unit K-9 diturunkan ke TKP penemuan mayat siswi MI di Banyuwangi (Foto: Eko Purwanto/mili.id)
Banyuwangi - Saksi yang diperiksa untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan dan pemerkosaan siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Banyuwangi menjadi 27 orang.
Misteri pembunuhan sadis siswi berinisial CN (7), warga Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi itu masih belum terungkap.
Baca juga: 49 Adegan Sadis! Detik-detik Badut Mainan Habisi Mertua di Mojokerto Direka Ulang
"Tim sampai saat ini masih terus bekerja dan menggali keterangan saksi. Total sudah ada 27 saksi yang kita mintai keterangan," jelas Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, Kamis (21/11/2024).
Rama menyebut, pihaknya turut menggali keterangan dari ibu kandung korban, yang sebelumnya belum bisa digali lantaran psikisnya masih terguncang.
Untuk itu, dalam penggalian keterangan tersebut, ibu korban turut didampingi psikolog.
"Kita sudah dapatkan penggalian informasi dari ibu korban, untuk itu dibutuhkan pendampingan ahli psikologi. Semoga ada semacam petunjuk untuk segera mengungkap siapa pelaku dalam kasus ini," papar Rama.
Baca juga: Fakta Baru, Usai Bercumbu Badut Penjual Mainan di Mojokerto Ngamuk Lihat Chat WA Istri dab PIL
"Keterangan dari ibu korban ini cukup membantu. Makanya kita menggandeng ahli psikologi saat melakukan pemeriksaan. Terlebih ibu korban ini sedang hamil sembilan bulan," tambah dia.
Pihaknya juga melakukan sinkronisasi antara keterangan saksi dengan ahli yang dilibatkan dalam kasus ini. Termasuk keterangan ahli psikologi forensik dan hipnoterapi.
"Ditambah lagi hasil laboratorium forensik dan swasta yang selama ini turut kita libatkan dalam kasus ini. Termasuk laboratorium yang ada di kampus yang juga kita libatkan," beber Rama.
Baca juga: Tes Psikologi Ungkap Badut Pembunuh Mertua di Mojokerto Beraksi Sadar, Dipicu Emosi Keluarga
Seluruh keterangan saksi dan hasil laboratorium yang dikumpulkan ini kemudian dirangkai, supaya kasus ini segera menemukan titik terang.
"Mohon doanya supaya kasus ini segera terungkap," ungkapnya.
Untuk mengurai kasus itu, Tim Satreskrim Polresta Banyuwangi dibackup Jatanras Polda Jatim diterjunkan. Bahkan anjing pelacak dari Unit K-9 juga sudah diturunkan ke TKP.
Editor : Narendra Bakrie
