199 Warga Lamongan Terpapar HIV, 11 Orang Meninggal

199 Warga Lamongan Terpapar HIV, 11 Orang Meninggal © mili.id

Ilustrasi (Image by Freepik)

Lamongan - 199 warga Lamongan terdeteksi terpapar penyakit menular Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, dr Mafidhatul Laely mengatakan, tercatat sejak bulan Januari sampai Oktober 2024, penyebaran HIV ditemukan merata di seluruh wilayah.

Baca juga: KPK Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Menurut dr Fidha, penyebaran terbanyak ditemukan di Kecamatan Kota Lamongan.

"Penularan merata tiap wilayah kecamatan. Terbanyak dari Kecamatan Kota Lamongan," ungkap dr Fidha kepada wartawan baru-baru ini.

dr Fidha menyebut bahwa HIV/AIDS disebabkan kontak darah, air mani atau cairan vagina maupun hubungan seksual dengan korban terinfeksi. Penyakit ini, dikategorikan sebagai penyakit mematikan.

"Analisa sementara wilayah kota banyak temuan baru, karena padat penduduk. Sehingga peluang resiko penularannya juga besar," jelasnya.

Baca juga: Koperasi Merah Putih Diserbu Warga, Omzet Harian di Lamongan Tembus Jutaan Rupiah

Ia menyebut, korban meninggal akibat terjangkit HIV tercatat ada 11 orang.

"Dengan penyakit tersebut pasti ada yang pada akhirnya meninggal. Total 11 orang di 2024 ini," sebutnya.

Sementara berdasarkan data Dinas Kesehatan Lamongan, angka penularan HIV pada 2024 ini diketahui menurun, di mana ada sekitar 212 temuan baru dengan angka kematian 39 orang per-Oktober 2023.

Baca juga: Usai Rilis Curanmor, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman Kembali Bongkar 53 Aksi Pencurian Diesel, Barang Bukti Dikembalikan ke Warga

"Sosialisasi terus kita gencarkan. Tentunya kita terus berupaya untuk menurunkan angka penularan. Belum lagi penyakit ini cenderung sulit disembuhkan," tandas dr Fidha.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait