Mikrofon Mati Saat Debat, Paslon Jamin Protes ke KPU Kota Mojokerto

Mikrofon Mati Saat Debat, Paslon Jamin Protes ke KPU Kota Mojokerto © mili.id

Paslon nomor urut 1 Junaedi Malik-Khusnun Amin (Jamin) menyayangkan terkait mikrofon sempat beberapa kali mati. (nana/mili.id)

Mojokerto - Paslon nomor urut 1 Junaedi Malik-Khusnun Amin (Jamin) pun turut melontarkan kekecewaan saat debat berlangsung. Dimana Junaedi menyayangkan terkait mikrofon sempat beberapa kali mati.

Masalah ini muncul pada segmen keempat, yakni tanya jawab antara dirinya dengan calon wali kota nomor urut 2 Ika Puspitasari.

Sedianya, ada enam segmen pada debat kedua Pilwali Mojokeryo 2024 yang digelar tuntas hingga akhir.

’’Kami kecewa dengan kondisi elektronik mic yang putus-putus selama saya melaksanakan penjelasan-penjelasan,’’ ujarnya usai debat.

Menurutnya Gus Juned sapaan akrabnya, permasalahan teknis tersebut sempat mengganggu konsentrasinya. Meskipun, panitia menyiapkan mic cadangan agar prosesi debat kedua Pilwali Mojokerto 2024 bisa tetap berjalan.

Karenanya itu, dirinya meminta KPU Kota Mojokerto melakukan evaluasi agar kendala serupa tidak terjadi lagi pada debat berikutnya.

’’Ini harus jadi koreksi (KPU Kota Mojokerto) agar ke depan jangan seperti ini. Apakah ini indikasi yang disengaja atau tidak, kami tidak tahu,’’ tegas Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto periode 2019-2024 ini.

Di luar kendala teknis tersebut, paslon dengan akronim Jamin ini menyatakan debat kedua Pilwali Mojokerto berjalan lancar. Sehingga, paslon yang diusung oleh PKB ini berkomitmen tetap melanjutkan pelaksanaan debat hingga segmen akhir.

Sementara, Komisiner KPU Kota Mojokerto Divisi Teknis Penyelenggaraan Ulil Abshor menanggapi terkait dengan kendala teknis pada table mic paslon. Meski persoalan tersebut menjadi tanggung jawab dari pihak ketiga yang digandeng dalam menyelenggarakan debat publik kedua, namun hal itu juga menjadi catatan tersendiri bagi KPU Kota Mojokerto.

’’Bahwa penyelenggara debat adalah pihak ketiga, tetapi ketika memang ada protes, mungkin itu akan kita jadikan sebagai bahan evaluasi di debat ketiga nanti,’’ tandasnya.

Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian

Editor : Achmad S



Berita Terkait