Tangkapan layar video CCTV komplotan pencuri motor beraksi di Mojokerto
Mojokerto - Karena CCTV dan teriakan Rio Arwanto, komplotan pencuri motor gagal menggondol Honda Scoopy di Mojokerto.
Aksi komplotan pencuri motor di Dusun Gunungsari, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto itu terekam CCTV.
Dalam CCTV tampak tiga pria berhenti di depan toko. Dua orang mengenakan masker, salah satunya turun dan merusak kunci motor Honda Scoopy bernopol AG 5476P OD milik Rio Arwanto yang terparkir di depan rumah.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.27 WIB, Sabtu (2/11/2024). Rio mengaku, motor miliknya sedang terparkir di depan rumah, tepi Jalan Raya Pasuruan-Mojokerto.
Saat itu, dia bersama keluarganya berbincang di dalam rumah yang juga digunakan sebagai toko sembako.
"Pas saya ngobrol sama anak saya, terus keponakan saya tiba-tiba melihat monitor CCTV, lampu sepeda (motor) menyala," ujar Rio kepada mili.id, Senin (4/11/2024).
Tangkapan layar video CCTV komplotan pencuri motor beraksi di Mojokerto
Baca juga: Gelap Gulita, Pria 65 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Lapangan Surodinawan Mojokerto
Mengetahui ada pencurian, Rio spontan berlari keluar rumah berusaha mengejar. Dia juga meneriaki komplotan pencuri tersebut.
"Terus saya teriak, dia panik dan dijatuhin motor saya. Terus saya lompat dari etalase toko," tambahnya.
Ketiga pria yang menaiki motor matik itu langsung meninggalkan motor milik Rio, dan melarikan diri ke arah timur.
Baca juga: Jejak Langkah dari Mojokerto: Sepatu Buatan Tangan yang Menemani Mimpi Anak Sekolah
"Melarikan diri ke arah Pasuruan, tiga orang, dua pakai pakaian warna hitam dan satu pakai baju warna putih, pakai motor matik," beber Rio.
Meski motor miliknya gagal dicuri, Rio mengaku trauma atas kejadian itu. Sementara, motornya masih belum bisa digunakan, karena tempat kunci dirusak pelaku.
"Kunci T-nya itu tertinggal, mungkin dia (pelaku) panik," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
