Kepala Sekolah SMA Kristen Gloria 2 Surabaya Ungkap Kondisi Korban

Kepala Sekolah SMA Kristen Gloria 2 Surabaya Ungkap Kondisi Korban © mili.id

Kepala Sekolah SMA Gloria 2 Surabaya, Deborah Indriati. (Wendy/mili.id)

Surabaya - Kepala Sekolah SMA Kristen Gloria 2 Surabaya, Deborah Indriati mengungkap kondisi siswa berinisial I yang menjadi korban tindakan kekerasan sekelompok orang pada Senin (21/10/2024) lalu.

Deborah mengatakan, pihaknya bersama Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan pendampingan hingga saat ini.

"Anak ini terus dalam pemantauan kami dan pendampingan yang dibantu oleh Tim PPA," ujarnya di Mapolrestabes Surabaya, Senin (28/10/2024) siang.

Menurutnya, I masih dalam pemantauan pihak sekolah dan Unit PPA untuk mengetahui apakah mentalnya terganggu atau tidak pasca kejadian korban premanisme.

"Kami terus memantau kesehatan mental anak kami. (Trauma) Belum tau, ini masih dipantau," lanjutnya.

Meski demikian, I terlihat baik saja. Tampak luar juga merasa dinilai terlihat tenang. "Korban sudah baik dan mulai tenang karena kami juga sudah menindaklanjuti lewat kuasa hukum kami," terangnya.

Sementara saat disinggung apakah I mendapat sejumlah luka atas insiden tersebut, Deborah mengaku siswa didiknya tidak menderita luka.

"Sejauh ini tidak ada luka. Tidak ada (pemukulan)," pungkasnya.

Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, YBM PLN UP3 Surabaya Selatan Dorong Kesadaran Hidup Sehat Masyarakat

Editor : Achmad S



Berita Terkait