Usai Membunuh Wanita Cantik Pujaan Hati, Bahlul dengan Santainya Makan Mie

Usai Membunuh Wanita Cantik Pujaan Hati, Bahlul dengan Santainya Makan Mie © mili.id

Tersangka Dedi alias Bahlul menjalani rekonstruksi yang digelar Penyidik Resmob Polres Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan wanita cantik asal Kediri, yang mayatnya dibuang di hutan Pacet, Mojokerto.

Rekonstruksi yang digelar Penyidik Satreskrim Polres Mojokerto itu, salah satunya diperagakan tersangka pembunuhan, Dedi Abdullah alias Bahlul (36), asal Brebes, Jawa Tengah.

Baca juga: CKG Kota Mojokerto Capai 71,5 Persen, Pemkot Kejar Cakupan 100 Persen pada Oktober

Sedangkan korban Anyk Mariyanni (36), asal Dusun Banjarjo, Kelurahan Besuk, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, diperankan pemeran pengganti.

Dalam rekonstruksi, tampak tersangka Bahlul sempat makan mie ayam di Sragen, Jawa Tengah usai membunuh dan membuang mayat Anyk.

Pria asal Desa Sisalam, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes itu meninggalkan mobil Suzuki Baleno berwarna abu-abu milik korban di tapi jalan besar yang hanya berjarak 50 meter dari warung mie ayam tersebut.

"Setelah eksekusi dan membuang (mayat) korban, tersangka sempat makan mie ayam di Sragen. Dia meninggalkan mobil korban begitu saja, tidak jauh dari tempat makan mie ayam," ujar Kanit Resmob Polres Mojokerto, Ipda Sukron Makmun usai rekonstruksi, Kamis (24/10/2024).

Tampang duda pembunuh wanita cantik pujaan hatiTampang duda pembunuh wanita cantik pujaan hati

Setelah makan dan meninggalkan mobil korban bernopol B 2557 KOM, duda dua anak ini kabur dengan menyegat truk trailer yang melintas di Sragen. Tujuannya adalah ke Riau.

Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK

Namun, tempat persembunyian tersangka terendus oleh Tim Resmob Polres Mojokerto, hingga ia diringkus pada Selasa (24/9/2024) sekitar pukul 21.00 WIB.

Tersangka diringkus di tempat persembunyiannya dalam gubuk perkebunan kelapa sawit Desa Sungaidaun, Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, Riau.

Tersangka Dedi mengenal Anyk semasa ibu tiga anak itu menjadi Sales Promotion Girl (SPG) bersama mantan pacar tersangka.

Keduanya sempat tidak berkomunikasi lama, dan kembali dipertemukan lewat interaksi media sosal TikTok sejak Maret 2024. Hingga terjadi komunikasi intens untuk membahas bisnis rumah kos di Kediri.

Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak

Namun Anyk justru dihabisi nyawanya saat berhenti di Jalan Dusun Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan/Kabupaten Jombang sekitar pukul 23.00 WIB pada Kamis (12/9/2024).

Sedangkan mayatnya dibuang di kawasan hutan Pacet, Mojokerto sekitar pukul 03.11 WIB dan ditemukan petugas Tahura R Soerjo, Suyitno pada Jumat (13/9/2024) pagi.

Tersangka kemudian membawa kabur mobil Suzuki Baleno, 1 ponsel pintar, 1 jam tangan merek Alexander Christie, 3 cincin emas, serta uang dan 2 kartu ATM BRI milik korban.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait