Penampakan Smelter PT Freeport Indonesia pasca kebakaran (Foto: PT Freeport Indonesia for mili.id)
Gresik - PT Freeport Indonesia (PTFI) membeberkan perihal kebakaran yang terjadi di Smelter Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas mengatakan, kebakaran yang terjadi di Smelter PTFI KEK Gresik pada Senin (14/10/2024) pukul 17.45 WIB, telah padam sepenuhnya.
Baca juga: Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf Siap Digelar, Ratusan Ribu Jemaah Diprediksi Padati Gresik
"Lokasi kebakaran tepatnya berada di Fasilitas Pemisahan Gas Bersih," terang Tony dalam rilis resminya, seperti diterima mili.id, Rabu (16/10/2024).
Menurut Tony, fungsi fasilitas itu antara lain sebagai rangkaian proses yang membersihkan gas buang dari zat berbahaya seperti sulfur dioksida (SO2), agar udara yang dibuang bebas dari kontaminasi gas berbahaya.
Fasilitas ini juga menyediakan gas bersih untuk proses konversi menjadi asam sulfat, mencegah korosi dan kerusakan pada peralatan akibat gas korosif.
"Secara umum, fasilitas Pemisahan Gas Bersih ini berperan penting untuk operasional yang ramah lingkungan," tambah Tony.
Tony menyebut, pada awal 2024, PTFI telah melakukan semua tahapan commissioning, menjalankan beberapa kali tahapan pengujian dan sudah melewati tahapan trial and error selama beberapa bulan, mulai Juni.
"Namun memang ini adalah musibah. Kami mereview kembali seluruh proses agar tidak terulang lagi di seluruh area smelter. Kami terus bekerja sama dengan Chiyoda sebagai Engineering, Procurement and Construction Contractor untuk mereview semua hal secara detil dengan melibatkan para ahli baik dari PTFI, Freeport-McMoRan dan beberapa konsultan kami," ungkap Tony.
Tony menambahkan, dalam penanganan kebakaran di smelter, Tim Tanggap Darurat PTFI bersama sejumlah lembaga dan perusahaan di sekitar smelter PTFI telah bekerja keras untuk mengatasi situasi tersebut.
Seluruh karyawan dipastikan aman dan tidak ada cedera yang dilaporkan. Keselamatan seluruh karyawan merupakan prioritas perusahaan.
Baca juga: Polres Gresik Raih Juara 1 Video Rampcheck Terbaik se-Jatim, Bukti Komitmen Keselamatan Lalu Lintas
Kejadian ini tidak mengakibatkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar.
PTFI segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kebakaran dan asesmen terhadap kerusakan yang terjadi setelah area aman untuk dimasuki.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Gresik, Pemkot Surabaya, Pemprov Jatim, segenap aparat keamanan, JIIPE, Petrokimia Gresik, Kawasan Industri Maspion, serta seluruh pihak yang telah membantu penanganan kebakaran ini," pungkas Tony.
Editor : Narendra Bakrie
