Sambangi Surabaya, Bupati Sikka Tawarkan Kerjasama Olahan Produk UMKM

Sambangi Surabaya, Bupati Sikka Tawarkan Kerjasama Olahan Produk UMKM © mili.id

AH Thony bersama Bupati Sikka/Foto: Dimas DK/Mili

Mili.id - Untuk meningkatkan nilai produk UMKM di Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur, Pemkab Sikka akan melakukan kerjasama dengan Pemkot Surabaya.  

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menjelaskan, bahwa teknologi di wilayahnya sangat rendah sehingga menyulitkan pihaknya untuk melakukan promosi. 

Baca juga: Ribuan Warga Padati Alun-alun Jember, MAKI Jatim Sulap Festival Kopi dan Tembakau Jadi Panggung UMKM Lokal

Sehingga pihaknya berinisiatif melakukan kerjasama di bidang produk UMKM dengan Pemerintah Jawa Timur, utamanya Surabaya.Ia menegaskan bahwa kerjasama ini, untuk memperkuat ekspor dalam meningkatkan produk UMKM di Sikka yang dinilai belum seberapa besar

"Surabaya dan Jatim lebih maju, sehingga kami minta untuk diadopsi." papar Bupati kepada wartawan, Jumat (4/3).

Ia menuturkan, sebelum Risma jabat Mensos, pihaknya ancang ancang untuk melakukan kerjasama. "Karena ada Covid berhenti, seharusnya sudah ada kerjasama dengan Surabaya dalam rangka UMKM." ujar dia.

Sehingga nanti, pihaknya akan melihat kerjasama mana yang didahulukan lebih cepat. Sebab, jika menunggu SDM memakan waktu yang lama.

Baca juga: Ibu di Jember Raup Rezeki Ramadan Hasil Jual Surma

"Jadi secara simultan disana juga siapkan yang belum dilakukan, kita punya bahan baku, jadi olahannya disini. Apalagi kedepan produk olahannya sudah bisa pakai E katalog," katanya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, AH Thony menyambut baik upaya kerjasama ini, menurutnya, sejak Risma memimpin Surabaya, ada pahlawan ekonomi yang dipunyai oleh pemerintah kota Pahlawan.

Sehingga pertumbuhan ekonomi, mempunyai inovasi tersendiri, bahkan ada komiditas yang sangat memungkinkan untuk bisa ditransformasikan dengan melihat potensi di Sikka 

Baca juga: 12 Desember 32 Tahun Lalu Flores Diguncang Gempa Disusul Tsunami, Ribuan Orang Tewas

"Dijelaskan pak bupati, Sikka ada yang namanya kopi, vanilla, rempah-rempah dan yang lain, itu ketika diadopsi kemudian dibangun sebuah transformasi hulu-hilir, pasokan dari Sikka ketika tiba di Surabaya hasil produksinya bisa ditumbuhkan, karena bahan bahan dari Sikka banyak dibutuhkan di Surabaya." Beber AH Thony.

Maka, ia pun berharap kerjasama ini bisa menciptakan industri yang luar biasa. Sebab pelaku UMKM saat ini bergairah kembali, setelah pelaku UMKM diambang kritis, pasca serangan Covid-19. 

"Ketika sudah fasilitasi oleh digitalisasi, sekarang ini komoditi kebutuhan sudah ada, ini sebuah persembahan dari pak bupati untuk Surabaya yang harus kita manfaatkan." demikian AH Thony

Editor : Redaksi



Berita Terkait