Pasutri Situbondo Wadul Polisi akan Dibunuh Tetangga

Pasutri Situbondo Wadul Polisi akan Dibunuh Tetangga © mili.id

Arjo (54), dan istrinya Suhani (55), warga Kampung Karang Anyar, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, menunjukkan bukti laporan.

Situbondo - Pasangan suami istri (pasutri), Arjo (55) dan Suhani (54) asal Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo, melaporkan MHD (56), salah seorang tetangga dekatnya ke Mapolres Situbondo.

Sebab, MHD mengancam akan membunuh Arjo dan istrinya, dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau, dan saat ini, kasusnya sudah ditangani oleh penyidik Satreskrim Polres Situbondo.

Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

"Kejadian terjadi pada Jumat (11/10/2024) sekitar pukul 20.30 mengakibatkan Arjo dan Suhani mengalami depresi, sehingga saya dan istri, butuh penjagaan dari keluarga dan warga sekitar, khususnya polisi," ujar Arjo, Senin (14/10/2024).

Menurutnya, saat kejadian MHD sempat menusukan pisau, beruntung korban menghindar dari ayunan pisau MHD. Bahkan, dirinya mampu mengunci tangan MHD, sebelum akhirnya dilerai oleh warga.

“Untung tangan kanan MHD masih bisa dipegang saat menusuk ke perut saya. pisaunya baru lepas saat dilerai banyak orang,” katanya.

Arjo menegaskan, jika pelaku diduga sudah ada niatan untuk melakukan pembunuhan terhadap dirinya, sebab pisau tersebut sudah diselipkan di balik bajunya ketika pelaku menemui dirinya.

“Itu pisau memang ada, diselipkan di perutnya. Kalau tidak niat, biasanya kan masuk dulu ke rumah untuk ambil pisau,” bebernya.

Kata Arjo, akibat serangan tersebut dirinya mengalami luka gores pada bagian tangan kanan. Namun tidak diketahui apakah kena sayatan pisau atau benda lain.

Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel

“Alhamdulillah saya tidak apa-apa, cuman ada sedikit luka gores. Untung ada yang melerai, kalau tidak ada mungkin saya sudah mati,” paparnya.

Bukan hanya Arjo yang mendapat serangan brutal, sang istri yang mendengar ada kericuhan langsung datang ke lokasi kejadian. Begitu ingin mengahmpiri sang suami, Suhani langsung diserang oleh SNT istri dari MHD.

“Bukan hanya saya yang mau dibunuh, istri saya juga sianiaya oleh istri pelaku. istria saya malah dikeroyok. Istri saya luka memar pada bagian kepalanyanya,” ungkapnya.

Arjo mengaku, jika dirinya dan pihak pelaku memang ada masalah, bahkan sudah satu tahun lebih tidak saling sapa, namun tidak pernah ada sampai adu fisik.

Baca juga: Polres Situbondo Tambah Pos Pelayanan di Pelabuhan Jangkar untuk Pemudik

“Saya dan dia (pelaku) memang tidak menyapa sudah empat tahun. sekarang marah soal apa saya kurang paham,” imbuh Arjo.

Arjo berharap agar pelaku cepat diproses agar tidak mengulangi perbuatannya, sebab jarak anatara Arjo dan pelaku cukup dekat.

“Ini saya hawatir takut diserang lagi. Itu sudah dilaporkan tapi belum diapa-apakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Ahmad Sutrisno, belum bisa dikonfirmasi, di-chat melaluI pesan WA tidak membalas meskipun online.

Editor : Aris S



Berita Terkait