Evakuasi kerangka manusia yang ditemukan di Surabaya (Foto: Dok. mili.id)
Surabaya - Ahli Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, dr Marifatul Ula mengaku kesulitan mengidentifikasi kerangka manusia yang ditemukan di Surabaya.
Menurutnya, 21 potongan kerangka manusia yang ditemukan di tepi sungai sekitar rumah pompa Wonorejo 1 Surabaya itu diperkirakan sudah terkubur lebih dari 20-an tahun.
Baca juga: Persebaya Taklukkan Persija 1-0, Debut Shin Tae-yong Berakhir Pahit di Piala Presiden 2026
Apalagi, struktur pembentuk tulang lainnya sudah hilang, sehingga tinggal beberapa potongan kerangka yang tidak utuh.
"Agak susah (diidentifikasi) karena kondisinya hanya puing, hanya serpihan tulang tersebut," tegas dr Marifatul Ula, Senin (30/9/2024).
Baca juga: Aliansi Kalijudan Bersih, Desak Pengurus LPMK Mundur dan Dugaan Pungli Diusut Tuntas
Begitu pula jenis kelamin kerangka, dr Marifatul Ula mengaku bahwa timnya kesulitan, lantaran fitur penyusun tulang yang ditemukan hanya berupa puing dan telah rusak.
Hanya saja ia memprediksi, potongan kerangka manusia yang ditemukan berjumlah lebih dari tiga orang.
"Kita perkirakan lebih dari dua, tiga individu. Kita hitung berdasar tulangnya," tandasnya.
Editor : Narendra Bakrie
