Sederet Fakta Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Dibuang Dalam Hutan Pacet Mojokerto

Sederet Fakta Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Dibuang Dalam Hutan Pacet Mojokerto © mili.id

Polisi mengamankan barang bukti dari lokasi penemuan mayat wanita cantik (Foto: Nana/mili.id)

Mili.id - Misteri tewasnya wanita awalnya tanpa identitas yang jasadnya ditemukan di hutan wilayah Pacet, Mojokerto, Jumat (13/9/2024), kini masih didalai Satreskrim Polres Mojokerto untuk mengungkap siapa pelakunya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang di pimpin langsung Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Nova Indrapratama, ditemukan fakta-fakta yang didapat dijadikan petunjuk untuk mengungkap kasus yang diduga kuat adalah pembunuhan ini.

Baca juga: CKG Kota Mojokerto Capai 71,5 Persen, Pemkot Kejar Cakupan 100 Persen pada Oktober

Korban ditemukan petugas kehutanan

Awalnya mayat korban ditemukan di Kawasan Lemahbang, wilayah Taman Hutan Raden Soerjo diperbatasan Kabupaten Mojokerto-Batuwilayah Pacet, Mojokerto, oleh petugas wilayah Taman Hutan Raden Soerjo, Jumat (13/9/2024) sekitar pukul 08.57 WIB.

POsisi korban ketika ditemukan menggunakan ikat rambut warna merah, mengenakan baju merah muda lengan panjang, dan celana hitam dengan posisi terlentang.

Identitas Korban Terungkap

Dari olah TKP yang dilakukan Reskrim Polres Mojokerto, korban diperkirakan berusia 30 tahun, tingginya sekitar 150 sentimeter, rambut pendek hitam lurus.

Sedangkan identitas korban diketahui bernama Anyk Mariyanni, asal Dusun Banjarjo, Kelurahan Besuk, Kecamatan Gurah, Kediri ini setelah Tim Inafis Polres Mojokerto menggunakan Mobile Automatic Multi Biometric Identification System (MAMBIS) untuk menditeksi identitas korban.

Usai identitas nama dan alamat korban diketahui, Polres Mojokerto lalu mengkonfirmasi data tersebut ke pihak keluarga di Kediri.

Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK

Datri keterangan keluarga, korban merupakan ibu rumah tangga dengan dua anak, dan suaminya bekerja di luar kota.

Polisi amankan barang bukti di lokasi

Sementara barang bukti yang diamankan dari lokasi adalah 1 ikat rambut warna merah, 1 inner hijab warna hitam putih, 1 liontin kalung emas mata biru, 1 tali plastik ukuran 30 sentimeter dan sisa roti.

Penyebab kematian korban

Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak

Dugaan petugas korban menghembuskan napas terakhir kemungkin kesulitan bernapas karena dibekap.

Dugaan itu menguat setelah dalam identifikasi, polisi mendapati luka lebam di area wajah korban, mulai dari bagian area mulut, hingga pelipis mata.

Juga terdapat sejumlah luka pada area wajah sampai dada korban, antara lain luka di mulut, bekas darah mengering dari hidung, memar pada pelipis kanan, mata sebelah kiri lebam, serta lebam pada dada atas bawah leher.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban kini diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Porong.

Editor : Aris S



Berita Terkait