Malik Risaldi, Pemain Timnas Indonesia Jadi Atlet Ke-54 Penerima Beasiswa UM Surabaya

Malik Risaldi, Pemain Timnas Indonesia Jadi Atlet Ke-54 Penerima Beasiswa UM Surabaya © mili.id

Malik Risaldi, Punggawa Timnas Indonesia ketika daftar kuliah di UM Surabaya (Foto: Rachmat FT/mili.id)

Surabaya - Pemain Timnas Indonesia, Malik Risaldi resmi mendaftar kuliah di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya melalui jalur beasiswa atlet yang dibebaskan biaya pendidikan secara penuh, Rabu (28/8/2024).

Pemain Timnas Indonesia kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia itu mengambil jurusan Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti

Dalam pendaftaran, Malik disambut hangat Rektor UM Surabaya Sukadiono di Gedung At Tauhid Tower lantai 12. Dia tercatat sebagai atlet ke-54 yang kuliah di UM Surabaya usai Komang Teguh.

Malik melengkapi beberapa persyaratan untuk menjadi mahasiswa baru UM Surabaya, pada Lembaga Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru (LIPMB) dengan mengisi formulir pendaftaran melalui online dan mengumpulkan berkas-berkas yang disyaratkan.

Setelah itu, dia mengikuti pembekalan dari Biro Kemahasiswaan terkait kurikulum dan jadwal perkuliahan.

Dalam sambutannya, Rektor UM Surabaya, Sukadiono mengatakan, seorang atlet seringkali dihadapakan pilihan untuk memilih antara pendidikan atau karirnya, hal ini biasanya karena persoalan waktu, mengingat jadwal latihan atlet adalah kegiatan utama.

"Maka dari itu UM Surabaya terus berkomitmen untuk mendukung atlet-atlet yang berprestasi, tidak hanya dukungan pada karir profesional tetapi juga dalam lingkup akademik," ujar Suko.

Menurut Suko, dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian beasiswa atlet dengan dibebaskan biaya pendidikan secara penuh serta kurikulum yang lebih fleksibel.

Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim

Suko mengatakan, kurikulum atlet di UM Surabaya berbeda dengan mahasiswa regular pada umumnya, ada kurikulum khusus yang dibentuk untuk menyesuaikan aktivitas latihan mereka, sehingga perkuliahannya tidak terganggu.

"Jadi tidak harus datang ke kampus belajar tatap muka. Tapi diberikan kurikulum yang memungkinkan mereka belajar dari mana saja, baik secara daring maupun penugasan," tambahnya.

Dengan banyaknya atlet yang kuliah di UM Surabaya, Suko berharap kampus yang dipimpinnya akan dikenal dengan Kampus Para Atlet.

Sementara Malik menyampaikan ketertarikannya kuliah bermula dari perkuliahan dan beasiswa dari rekan-rekannya sesama pesepakbola yang terlebih dahulu berkuliah di UM Surabaya.

Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah

"Dapat infonya dari teman-teman, katanya di UM Surabaya kurikulumnya mudah pembelajarannya fleksibel, makanya saya tertarik," ujar Malik.

Saat ditanya terkait membagi waktu kuliah, Malik mengaku dirinya telah siap. Sebaik mungkin dia akan melakukan komunikasi dengan kemahasiswaan.

"Ke depannya saya akan menjaga komunikasi agar perkuliahan bisa lancar bagaimanaca cara KRS dan lain sebagainya," ungkap dia.

Malik menyebut bahwa pendidikan sangat penting. Karena pendidikan yang ditempuh saat ini akan sangat bermanfaat untuk mengejar cita-citanya sebagai pengusaha.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait