Waspada Belanja Online, Usai Chat Komplain ke Toko Dijemput Polisi Narkoba Surabaya

Waspada Belanja Online, Usai Chat Komplain ke Toko Dijemput Polisi Narkoba Surabaya © mili.id

Tangkapan layar salah satu story IG @erni_julianingsih tentang penangkapan.

Surabaya - Waspada jika Anda belanja online, agar tidak bernasib seperti keluarga pemilik story Instagram (IG) dengan akun @erni_julianingsih, di mana dalam story yang diunggah lima hari yang lalu tepatnya pada Sabtu tanggal 17 Agustus 2024, rumahnya digerebek polisi dari Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Dengan membawa surat perintah, petugas tersebut mencari seorang atas nama Christian Hartopo dan mereka juga akan melakukan penggeledahan, dengan tuduhan orang yang divari tersebut usai melakukan transaksi narkoba.

Baca juga: Four Points by Sheraton Surabaya Gelar Trading Card Show Pertama di Surabaya

Karena tidak merasa melakukan transaksi narkoba, sehingga terjadi perdebatan antara petugas dan pemilik rumah, hingga pada akhirnya dengan dasar atas nama hukum, petugas kepolisian membawa pemilik rumah dan orang yang dicurigai untuk menjalani pemeriksaan.

Dari penangkapan ini, pemilik akun merasa banyak kejanggalan, karena polisi datang setelah keluarganya itu menghubungi toko untuk menginformasikan jika pengiriman tidak sesuai pesanan, dan tidak ada respons dari pihak toko.

Tentu saja story akun @erni_julianingsih tersebut membuat resah warga khususnya teman-temannya ketika melihat story tersebut.

"Itu terjadi pada teman saya, dan saya tahu dari story IG-nya, melihat hal itu saya jadi khawatir karena tidak menutup kemungkinan terjadi pada kita," ujar salah seorang warga yang tinggal di Virginia Regency, Pakuwon City, yang disampaikan melalui pesan suara.

Dalam pesan suara itu, warga tersebut mengatakan bila untuk mengantisipasi hal tersebut dirinya meminta Ketua RT Virginia Regency, Pakuwon City, untuk lebih memperketat prihal pengiriman paket ke warga yang tinggal di Virginia Regency.

"Alangkah baiknya ketika pengiriman paket pada warga, kurir yang mengantar barang didampingi seorang sekuriti, selanjutnya barang tersebut dibuka disaksikan sekuriti, apakah sesuai dengan pesanan atau tidak," imbuhnya.

Terkait kasus ini, Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Suria Miftah Irawan ketika dikonfirmasi tentang kasus ini belum bisa menjelaskan panjang lebar karena masih melakukan pengamanan demo mahasiswa di depan gedung DPRD Jatim.

Baca juga: Suroboyo 10K 2026 Dibanjiri Ribuan Pelari, Hotel dan Kuliner Surabaya Ikut Terdongkrak

"Sebentar ya, saya masih melakukan pengamanan demo," ujar kasat melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (23/08/2024)

Untuk diketahui berikut tujuh story IG yang disampaikan IG dengan akun @erni_julianingsih:

Tokped 8.8 membawa berkah
semoga menjadi pengalaman kita aja
gak usah chat saya dulu cukup baca saja
karena saya masih di polrestabes Chun masih di investigasi
nanti saya update lagi setelah beres.

masih shock dan gemetaran
siang tadi baru pulang dari jakarta, lagi tidur sore tiba2 rumah di datangi 3 orang dari polresatabes sat narkoba bawa surat penangkapan Christian Hartopo. mereka memaksa melakukan penggeledahan rumah karena ada transaksi narkoba dengan penerima Christian Hartopo alamat rumah saya, gila ngga..., kita mau panggil security di halangi, kita di bentak di teriak teriak i kaya maling saja.

Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta

Yg bikin kesel, kita nanya, barang kiriman berupa apa pak?, "Jangan pura pura ga tau sampeyan yah!", ngomong sambil teriak2 dan melotot2, lha kita kan malah ingung kita ga ngerti maksud nya apa, kita takut dan seamkin gak ijinkan mereka masuk rumah, semakin mereka marah2 bilang "kalian melawan HUKUM yah!", dan nantang nantang gitu.

Ternyata Chun ada pesan CSINTIFIC pas promo 8.8 di tokped
pesanan tiba tgl 10 Agustus 14.00, kita tagl 10 Agustus 12.15 udah berangkat ke bandara karena pesawat kita jam 15:00 ke Jakarta, barang kiriman baru dibuka hari ini, Chun sempat bingung ini pesan nya scintific kok yang datang obat 2 emplek warna biru.
Lalu Chun lapor ke tokonya ini barang kiriman kok tidak sesuai? ada difoto juga sama Chun, tapi gak dibales sama toko, 2 jam kemudian datang lah 3 orang polisi rame2 di rumah.

kita ga tau sama sekali lho kalo obat biru yang salah kirim itu narkoba, untunglah ada bukti chat nya ke toped yah, jadilah sekarang kita di bawa ke polrestabes, masih di investigasi lagi apakah benar2 salah kirim, bukun refootttt.

Yg aneh.. td polisi nya nunjukin kronologis pesanan mulai dari pemesanan sampe pengiriman dan diterima keluarga, kok jadi aneh ya, sebab barang tiba di rumah tgl 10 Agust kita barunyampe rumah hari ini tgl 17 Agust siang.

dan polisi baru datang hari ini sore pas kita pulang (Setelah Chun chat ke toko nya kalo barang kiriman tidak sesuai), kita udah nanya ke security rumah, kalau sebelumnya tidak pernah ada orang datang cari kita, baru hari ini datang pas kita pulang, aneh!

Editor : Achmad S



Berita Terkait