Sejumlah siswa SMAN 1 Puri mendapatkan makan siang gratis. Foto : (nana/mili.id)
Mojokerto - Dua sekolah di Kabupaten Mojokerto yakni SMK Muhammadiyah 3 Ngoro dan SMAN 1 Puri dilakukan uji coba makan gratis oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Selasa (20/8/2024).
Salah satu siswa SMAN 1 Puri, Salsabila mengaku, dengan mendapatkan makan siang bergizi gratis ini sangat membantu murid-murid yang kemungkinan tidak membawa bekal.
Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi
"Sangat membantu apalagi ada yang tidak membawa bekal atau mungkin tidak ada uang saku. Isinya ada ayam, nasi, buah dan susu. Kalau harga 7.000 untuk anak SD atau SMP mungkin layak, kalau untuk anak SMA kurang ya, apalagi fullday sampai sore apalagi ada ekstrakuliker," imbuhnya.
Sedangkan, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menjelaskan, makan siang bergizi gratis yang disiapkan dan diberikan kepada siswa sudah dianggap lengkap.
"Ada susu, ada ayam, ada sayuran, ada buah jeruknya. Anak-anak kita ini nanti 21 tahun lagi mereka yang akan memimpin Indonesia perlu kita bina, kita didik secara sungguh-sungguh," ujarnya.
Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto
Ia menambahkan, selain pendidikan formal, Zulhas juga berharap para siswa memiliki intelektual, jiwa kokoh, dan berani bersaing di masa depan.
"Kemampuan intelektualnya hebat tapi jiwanya kokoh punya mental yang berani, berani bersaing, berani bertarung. Jadi perlu sekali, selain pendidikan formal, tentu pendidikan ekstrakuliker yang membentuk kepribadian yang tangguh juga penting," imbuhnya.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung
Sementara, terkait anggaran makan bergizi gratis, lanjut Zulhas, sudah dianggarkan sebesar Rp 71 triliun untuk tahun depan dan akan dirumuskan oleh ahli gizi.
"Sudah ada Rp 71 triliun untuk tahun depan, nanti apa saja akan dirumuskan oleh ahli gizi," ungkapnya.
Editor : Aris S
