Kabut Berduri, Film Detektif Kepolisian yang Tembus Trending 3 Besar Netflix Dunia

Kabut Berduri, Film Detektif Kepolisian yang Tembus Trending 3 Besar Netflix Dunia © mili.id

Salah satu adegan di Film Kabut Berduri (Foto: Akun X @WatchmenID)

mili.id - Film terbaru Neflix 'Kabut Berduri' tembus tiga besar Netflik dunia.

Film yang disutradarai Edwin itu, salah satunya dibintangi Putri Marino.

Baca juga: Air Mata di Ujung Sajadah, Kisah Perjuangan 2 Ibu Untuk Satu Cinta

Dalam postingan Instagram Netflik Indonesia pada Rabu (7/8/2024), film ini menembus trending tiga besar film non-English Netflix global pada pekan pertama penayangannya.

"Film Kabut Berduri masuk jadi nomor 3 di tangga 10 besar Films (Non-English) Global!" tulis Netflix Indonesia dikutip mili.id.

Film yang dirilis sejak 1 Agustus 2024 dan langsung meroket ke posisi pertama trending di hari kedua penayangannya.

Film bergenre crime-thriller yang bertema detektif ini juga trending di banyak negara di beberapa benua.

Rinciannya adalah trending 4 di Malaysia, trending 5 di Argentina dan Uruguay, trending 8 di Prancis, 9 di Meksiko, dan posisi 10 di Brazil.

Film dengan lokasi syuting di hutan Kalimantan ini mengikuti perjalanan wanita bernama Sanja yang diperankan Putri Marino sebagai seorang detektif kepolisian.

Baca juga: Jangan Panggil Mama Kafir: Kisah Haru Perjuangan Ibu Lintas Iman dalam Didik Anaknya

Sanja ditugaskan untuk menyingkap kasus pembunuhan berantai misterius yang berada di sebuah desa perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Dalam melakukan tugasnya, ia ditemani dua orang polisi lokal yang bernama Panca diperankan Lukman Sardi, dan Thomas oleh Yoga Pratama.

Kasus yang mereka hadapi itu bukanlah kasus pembunuhan biasa. Setiap korban pembunuhan selalu ditemukan dengan kondisi mayat yang tak wajar.

Perjalanan Sanja dalam menyelidiki kasus tersebut menjadi semakin berat, disebabkan dirinya yang masih terhantui oleh luka di masa lalu.

Baca juga: Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih: Dilema Cinta di Balik Talak Tiga

Sanja dan teman-temannya akhirnya berhasil mengungkap sederet fakta belum pernah terbongkar.

Termasuk keterlibatan aparat keamanan dalam praktik perdagangan manusia di daerah perbatasan tersebut.

Dalam film ini juga disuguhkan mitos sejarah tentang sosok hantu komunis yang dipercaya masyarakat di perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait