Komplotan Begal Beraksi di Surabaya, Korban Dibacok Motor Dirampas

Komplotan Begal Beraksi di Surabaya, Korban Dibacok Motor Dirampas © mili.id

Iga Christina menunjukkan foto pacarnya, Muhammad Riski saat dirawat di RSUD dr Soetomo. (Wendy/mili.id)

Surabaya - Komplotan begal yang diperkirakan berjumlah enam orang mengendarai tiga motor jenis metik beraksi di Jalan Ngagel Jaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Minggu (21/7/2024).

Korbannya ialah Muhammad Riski (24), warga Jalan Bratang Gede dan Iga Christina (24) yang tinggal di Jalan Bratang Binangun.

Para pelaku bukan hanya merampas motor Honda Beat L 5390 GX tetapi juga membacok Riski menggunakan senjata tajam jenis celurit tepat di bagian tangannya.

"Itu yang membacok pacar saya dua pelaku pakai celurit di pergelangan tangan kanan dan kiri hingga nadinya putus," kata Iga, Selasa (23/7/2024).

Iga bercerita, kejadian bermula saat ia dijemput Riski dari sebuah angkringan, tempat Iga bekerja di Jalan Semolo, sekitar pukul 04.00 WIB.

Kemudian sejoli itu mencari makan di daerah Pucang.  Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), mereka diadang oleh para pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang.

"Enam pelaku boncengan naik tiga motor matic dan pakai jaket hoodie warna hitam serta ada gambarnya," tambahnya.

Satu pelaku kemudian turun dari motor sarana kemudian mendorong Iga dan Riski hingga terjatuh. Selanjutnya, salah satu pelaku lainnya merampas motor Riski, setelah mereka tersungkur.

Upaya perampasan itu sempat mendapat perlawanan dari Riski. Namun, dua pelaku lain langsung mengeluarkan celurit dari balik bajunya dan membacok kedua tangan korban.

"Melihat pacar dibacok, saya teriak teriak tapi tidak ada yang menolongnya. Waktu itu kondisi jalan sepi. Pelakunya tidak membacok saya," ungkapnya.

Usai dibacok, korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Soetomo. Karena biaya operasi mahal, korban lalu dibawa pulang. Selanjutnya, dirujuk ke RS Haji Surabaya Sukolilo.

"Senin kemarin sudah pulang. Sudah lapor, polisi juga sempat ke rumah sakit untuk memperlihatkan CCTV di lokasi kejadian," pungkasnya.

Baca juga: Baktiono Kritik Sistem Desil Bansos, Usulkan UMK Jadi Acuan

Editor : Achmad S



Berita Terkait