KPU Tetapkan 2 Paslon Peserta Pilkada Situbondo 2024
Minggu, 22 Sep 2024 16:05 WIBKetua KPU Kabupaten Situbondo, Hadi Prayitno mengatakan, penetapan dilakukan setelah proses pendaftaran, tes kesehatan, hingga perbaikan berkas.
Ketua KPU Kabupaten Situbondo, Hadi Prayitno mengatakan, penetapan dilakukan setelah proses pendaftaran, tes kesehatan, hingga perbaikan berkas.
Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi menyebut , dalam pengundian nomor, ketiga paslon hanya diperbolehkan membawa pendukung masing-masing 150 orang.
Masteng menambahkan, dengan tagline pasangan Risma-Gus Hans yaitu 'Resik-Resik Jatim', memiliki makna yang dalam.
Setelah penetapan paslon, KPU Jatim bakal menggelar tahapan secara maraton, mulai dari pengundian nomor urut hingga masa kampanye.
Pendaftaran dilaksanakan hingga 28 September 2024.
"Kita tetap menghargai proses hukum yang berjalan yang terpenting, tidak ada upaya politisasi, karena kita tahu Jawa Timur sedang dalam masa pemilihan gubernur. Gus Halim, saya yakin, sudah tahu apa yang harus dilakukan menghadapi situasi ini,” ungkap Lul
Pujian itu dilontarkan saat kegiatan sosialisasi dengan tujuan menambah kesolidan pada kader yang ada di wilayah Banyuwangi, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Jember dan Lumajang itu.
"Jadi ada dua konsolidasi yang kami selipkan di satu acara," ujar anggota DPRD Probolinggo Fraksi PDIP, Anam.
Dia juga menyinggung program beasiswa yang berhasil dijalankan Faida saat menjadi bupati Jember.
Lita menekankan pentingnya soliditas kader untuk memenangkan Pilkada 2024, dan pengawasan ketat di setiap DPD agar strategi yang telah direncanakan dapat berjalan efektif.
Ini merupakan komitmen PKB Situbondo sebagai salah satu partai pengusung untuk memenangkan Mas Rio-Mbak Ulfi.
Sebagai bentuk komitmennya, Partai Golkar Situbondo menggelar deklarasi mendukung pasangan Rio-Ulfi.
Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayah besar di Jawa Timur, dan pasangan calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan berpotensi untuk unggul.
Selain sebagai wadah konsolidasi tujuh partai koalisi, rumah tersebut juga dijadikan tempat menyerap aspirasi masyarakat selama tahapan Pilkada Situbondo 2024.