Ketua Muslimat Fatayat NU Khofifah Parawansa bersama Asisten III Sekda Provinsi Jatim Akhmad Zajuli, PJ Walikota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro, Ketua BAZNAS Provinsi Jatim Ali Maschan Moesa, dan Ketua Muslimat NU Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Foto : (Nana/
Mojokerto - Sebanyak 500 anak yatim mendapatkan santunan dari kolaborasi BAZNAS Jawa Timur dan Pemkot Mojokerto maupun LAZ di Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, pada Kamis (4/4/2024). Bantuan taliasih juga diberikan ke sejumlah seniman, Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tagana.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Muslimat Fatayat NU Khofifah Parawansa bersama Asisten III Sekda Provinsi Jatim Akhmad Djazuli, PJ Walikota Mojokerto Moh Ali Kuncoro, Ketua BAZNAS Provinsi Jatim Ali Maschan Moesa, dan Ketua Muslimat NU Kota Mojokerto Ika Puspitasari.
Khofifah yang menginisiasi program bagi-bagi santunan anak yatim saat menjabat Gubernur Jatim 2019-2024 ini menjelaskan, jika sedekah yang paling utama dan dimaksimalkan tentunya di bulan Ramadan.
"Ketika Rasulullah ditanya, apa sedekah yang paling utama, jawabannya, sedekah di bulan Ramadan. Oleh karena itu, apakah sedekah atau infaq atau zakat, memang dimaksimalkan di bulan Ramadan," jelasnya.
Khofifah berharap, kegiatan baik ini setiap bulan Ramadan diharapkan akan terus dilakukan secara sinergi dengan pemaksimalan keberkahan bulan Ramadan saat mengulurkan tangan.
Mulai dari anak yatim, duafa, duafa lansia, zakat produktif untuk pelaku usaha mikro, kemudian difabel. "Jadi pada dasarnya bulan Ramadan ini untuk memberi mengulurkan tangan makin banyak, insyalloh makin baik. Dan berharap menjadi bagian dari penguatan ke sholehah an kita," tandas Khofifah.
Sementara, PJ Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro menambahkan, kegiatan kali ini merupakan kerja kolaborasi BAZNAS Pemprov Jatim dan Kota Mojokerto maupun Pemkot.
"Diundang sekitar 500 anak yatim, masing-masing dapat Rp 100 ribuan dari BAZNAS, ditambah makan berbuka. Tujuannya untuk mensejahterakan anak yatim," beber Mas PJ sapaan akrabnya.
Ketua Muslimat Fatayat NU Khofifah Parawansa bersama Asisten III Sekda Provinsi Jatim Akhmad Zajuli, PJ Walikota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro, Ketua BAZNAS Provinsi Jatim Ali Maschan Moesa, dan Ketua Muslimat NU Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Foto : (Nana/mili.id).i)
Selain itu, lanjut Mas PJ, kegiatan terhadap anak yatim ini sudah dilakukan jauh-jauh hari disetiap tahun masing-masing anak yatim di Kota Mojokerto mendapat bantuan Rp 1 juta.
Lalu ada bantuan dari Baznas bagi anak yatim sebesar Rp 100 ribu setiap bulannya yang diterima per orang untuk 275 anak.
"Jadi ini wujud kita percaya betul ketika seluruh anak yatim ini dimuliakan, maka seluruh yang ada di Kota Mojokerto dapat Rahmat. Semakin banyak berbagi semakin banyak kelimpahan berkah yang mengalir," pungkasnya.
Baca juga: Pemprov Jatim Pastikan Pengambilan PIN SPMB Tetap Bisa Tanpa SKL, Antrean Terpantau Lancar
Editor : Achmad S
