Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat menggendong bayi yang ditelantarkan orang tuanya di ruang NICU rumah sakit dr Soekandar Mojosari. Foto : (Nana/mili.id)
Mojokerto - Bayi yang viral ditemukan dalam kardus di teras rumah warga di Dusun/Desa Purworejo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto mendapatkan perawatan khusus di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, Jumat (22/3/2024).
Bahkan, peristiwa temuan bayi malang tersebut menyita perhatian Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati yang datang langsung dan mengecek kondisi bayi laki-laki tersebut di ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit).
Ikfina menyebutkan, dalam bentuk apapun, kejadian ini merupakan penelantaran anak. Sehingga pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk mengatasi permasalahan anak tersebut.
"Ini termasuk anak yang ditelantarkan, berikutnya harus berada pada lembaga yang berwenang menerima dan mengurusnya," ucapnya.
Sementara, Isbatuhul Khoirot Kabid Humas RSUD Prof dr. Soekandar Mojosari menyatakan, telah menerima dan merawat bayi kiriman dari warga yang didampingi anggota Polsek Pungging sekitar pukul 02.40 WIB.
Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian
"Kami menerima dinihari tadi. Dan secara klinis bayi langsung kita rawat untuk memastikan bayi itu dalam kondisi sehat," ujar Isbatuhul.
Kini bayi yang diketahui lahir pada 19 Maret 2024 dari secarik surat yang ditinggalkan telah berada ruang NICU untuk mendapatkan perawatan khusus.
"Berat badan 2.900 gram, secara pemeriksaan fisik tidak ada ditemukan kelainan dan organ Insyaallah lengkap," beber Wakil Direktur Pelayanan dr Anggono Ratma.
Hanya saja, dr Anggono menyatakan, mengingat kondisi bayi yang terbilang baru dilahirkan harus berada dalam kondisi yang khusus. Sehingga pihaknya akan terus memastikan dan terus memonitor perkembangan kesehatanya di ruang yang berbeda.
"Kita perlakukan selalu monitor adanya gawat nafas dan kemungkinan terjadinya infeksi," imbuhnya.
Editor : Achmad S
