Mahasiswa PCU diajak Mengenali Solusi Perdagangan dan Keuangan Masa Mendatang

Mahasiswa PCU diajak Mengenali Solusi Perdagangan dan Keuangan Masa Mendatang © mili.id

Kegiatan bertajuk “Blockchain Workshop with IDNFT” dengan konsep workshop ini menghadirkan tiga pembicara yang dibagi menjadi tiga sesi.(PCU for mili.id)

Surabaya - Program International Trade & Finance (ITF) PCU (Petra Christian University) bekerja sama dengan komunitas IDNFT menggelar WEB3 Goes To Campus 2024, Senin (19/2/2024).

Kegiatan bertajuk “Blockchain Workshop with IDNFT” dengan konsep workshop ini menghadirkan tiga pembicara yang dibagi menjadi tiga sesi.

Baca juga: Rayakan 10 Tahun Perjalanan, Four Points by Sheraton Surabaya Hadirkan #FYP Moments

Sesi pertama dibawakan oleh Budi Santosa selaku Founder komunitas IDNFT. Dalam sesi tersebut, Budi menjelaskan bagaimana cara kerja, perkembangan, peluang hingga potensi Blockchain dan WEB3 yang sangat penting bagi pelaku bisnis dan keuangan.

Sementara itu, diskusi sesi kedua yang berlokasi di AVT 502 menghadirkan Wan Iqbal. Chief Marketing Officer Tokocrypto itu menerangkan bahwa Blockchain merupakan solusi manajemen organisasi dan keuangan masa depan.

Tak hanya diskusi saja, para peserta juga diajak untuk praktik secara langsung dalam membuat simulasi real transaksi menggunakan Blockchain, termasuk membuka crypto wallet.

Sesi tersebut dibawakan oleh Yanuar sebagai Lead Dev Factor DAO (Decentralized Autonomous Organization) & Nouns DAO.

Baca juga: Anas Karno: Akurasi Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan Pembangunan Surabaya

“Kegiatan ini akan menambah pengetahuan mahasiswa agar lebih memahami cara kerja yang terbaru dari internet, meningkatkan antusiasme khususnya terhadap Blockchain dan WEB3, serta harapan akan pengadopsian teknologi tersebut di masa mendatang supaya kita bisa menggunakannya secara cermat,” kata Ketua Program ITF PCU, Dr. (Cand) Elisa Tjondro, S.E., M.A., BKP.

Blockchain adalah teknologi yang memungkinkan terjadinya perdagangan antara individu di seluruh dunia tanpa melalui intermediaries, sedangkan WEB3 adalah new version of internet, decentralized internet, yang dibangun di atas teknologi blockchain dan dikendalikan secara komunal oleh para penggunanya.

“Jadi ini akan menghasilkan paradigma baru di mana pengguna memiliki kendali penuh atas data dan identitas mereka. Tidak perlu lagi perantara seperti Shopee, Tokopedia bahkan bank. Teknologi ini tidak mungkin dihindari dalam jangka panjang khususnya perdagangan internasional,” beber Elisa.

Baca juga: Syaifuddin Zuhri Ingatkan Dampak Krisis Kepercayaan terhadap DPRD

Elisa menambahkan, kedepannya menggunakan Blockchain dan WEB3 maka transaksi dilakukan langsung antar individu. Proses verifikasi penjual dan pembelinya otomatis menggunakan suatu teknologi atau disebut mesin.

Sementara itu komunitas IDNFT adalah komunitas WEB3 dan NFT (Non-Fungible Token) yang terbesar di Indonesia, berfokus pada pendidikan, dengan menjembatani kesenjangan antara pelaku industri dan pengguna di Indonesia.

Editor : Aris S



Berita Terkait