KIPP Surabaya
Surabaya - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kota Surabaya melakukan pemantauan jalannya proses penyelenggaraan pemungutan sekaligus perhitungan suara, dalam Pemilu serentak 2024, Rabu (14/02/2024).
Ketua KIPP Surabaya Nikodemus Mauratu mengatakan, selain menyebar ratusan orang ke daerah-daerah di Surabaya, pihaknya juga membuka layanan aduan call center.
Baca juga: Pelapor Tak Puas Kasus Dihentikan, Jaksa Kejari Surabaya Terancam Dilaporkan
"Kami mengerakkan 400 relawan pemantau di seluruh wilayah kota Surabaya. KIPP juga membuka posko aduan masyarakat di nomor 085730427976," katanya.
Ada beberapa hal yang menjadi fokusnya dalam pemantauan ini, di antaranya memastikan logistik kotak suara dan surat suara tepat di tempat pemungutan suara (TPS).
Baca juga: Tak Ditemukan Unsur Pidana, Kejari Surabaya Hentikan Penyelidikan Keuangan RSUD Dr. Soetomo
"Memantau potensi politik uang pada hari H pemungutan suara, kemudian memantau potensi adanya mobilisasi pemilih ataupun intimidasi pemilih oleh pihak tertentu selama pemungutan suara berlangsung," tambahnya.
Selain itu KIPP juga mengawasi proses rekapitulasi penghitungan suara agar tidak terjadi kecurangan atau memanipulasi hasil penghitungan suara di TPS.
Baca juga: Ribuan Mahasiswa Kepung Grahadi, Soroti Ekonomi hingga HAM dalam Aksi Besar Aliansi BEM Surabaya
Kemudian, memantau pergerakan kotak suara dari TPS ke PPS lalu memastikan tidak terdapat pemilih ganda dalam TPS atau mengunakan hak pilihnya dua kali di TPS yang sama atau di TPS yang berbeda.
"Memastikan tidak ada tertukarnya kertas suara dalam penempatan daerah pemilihan, dan memastikan bahwa KPPS telah menjalankan tugas tugasnya dengan baik sesuai dengan aturan perundang-undangan," pungkasnya.
Editor : Aris S
