Siapkan Generasi Job Creator, Kepala Bakorwil Malang Perkuat Sinergi Kampus dan Dunia Usaha

Siapkan Generasi Job Creator, Kepala Bakorwil Malang Perkuat Sinergi Kampus dan Dunia Usaha © mili.id

Mili.id – Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar, mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk membangun keberanian menjadi pencipta lapangan kerja melalui penguatan karakter kewirausahaan, literasi keuangan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan ekonomi digital.

Ajakan tersebut disampaikan Asep Kusdinar saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Entrepreneur Tour yang diselenggarakan di EJSC (East Java Super Corridor) Bakorwil III Malang, Selasa (14/7/2026). Kegiatan hasil kolaborasi antara EJSC Bakorwil III Malang, Himpunan Mahasiswa Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang, Bank Jatim Syariah, dan KSP CUSawiran Jawa Timur ini mengangkat tema "From Campus to Office: Mengintip Dunia Kerja di EJSC Bakorwil Malang melalui Entrepreneur Tour."

Baca juga: Bakorwil Malang Gelar LPBB Cup 2026, Tanamkan Nasionalisme dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Dalam sambutannya, Asep mengatakan bahwa perguruan tinggi tidak lagi hanya dituntut mencetak lulusan yang siap bekerja, tetapi juga harus mampu melahirkan generasi muda yang memiliki mentalitas inovatif, adaptif, dan berjiwa entrepreneur.

"Perubahan zaman menuntut kita tidak hanya menjadi job seeker, tetapi juga job creator. Mahasiswa harus memiliki keberanian berinovasi, mampu membaca peluang, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat. Di situlah nilai seorang entrepreneur lahir," ujar Asep.

Menurutnya, tantangan dunia kerja saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan ekonomi kreatif telah mengubah cara masyarakat bekerja maupun berbisnis. Karena itu, mahasiswa harus membekali diri dengan kompetensi yang relevan agar mampu bersaing sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.

Asep mengapresiasi terselenggaranya Entrepreneur Tour karena menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan dunia akademik dengan dunia usaha dan industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai ekosistem kewirausahaan, literasi keuangan, hingga peluang pembiayaan usaha.

"Kolaborasi seperti ini sangat penting. Kampus menghadirkan ilmu pengetahuan, dunia usaha menghadirkan pengalaman, perbankan memberikan akses pembiayaan, sementara pemerintah berperan membangun ekosistem yang kondusif bagi tumbuhnya wirausaha muda," katanya.

Baca juga: Bakorwil Malang Dukung Relokasi TPS Kaliwaron, Prioritaskan Kesehatan Lingkungan Pendidikan dan Masyarakat

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong tumbuhnya ekonomi berbasis inovasi dan kewirausahaan sebagai bagian dari penguatan daya saing daerah. Dalam konteks tersebut, Bakorwil Malang melalui East Java Super Corridor (EJSC) berkomitmen menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, komunitas, dan sektor perbankan dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif.

Pada kesempatan itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai literasi keuangan syariah dari Bank Jatim Syariah yang menekankan pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini, penyusunan anggaran, kebiasaan menabung, investasi, hingga pemanfaatan layanan keuangan syariah sebagai fondasi membangun usaha yang sehat.

Selain itu, Wakil Ketua Pengurus KSP CUSawiran Jawa Timur, Eka Sulistiyana, mengajak mahasiswa membangun entrepreneurial mindset, yakni cara berpikir yang mampu melihat peluang di tengah perubahan. Menurutnya, aset terbesar seorang entrepreneur bukan semata modal finansial, melainkan pola pikir yang terus bertumbuh, kreatif, adaptif, dan mampu mengubah masalah menjadi peluang usaha.

Asep berharap Entrepreneur Tour tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal lahirnya jejaring kolaborasi yang berkelanjutan antara kampus, pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keuangan dalam mencetak lebih banyak wirausaha muda di Jawa Timur.

Baca juga: Sinergi dan Kolaborasi Lintas Daerah Diperkuat, Bakorwil Malang Fokus Kendalikan Inflasi dan Tarik Investasi

"Saya ingin EJSC menjadi laboratorium inovasi dan inkubator kolaborasi. Dari tempat ini lahir ide-ide kreatif, startup baru, UMKM muda, serta pemimpin-pemimpin ekonomi masa depan yang mampu membawa Jawa Timur semakin maju, mandiri, dan berdaya saing," tegasnya.

Menutup sambutannya, Asep mengajak seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan masa kuliah sebagai momentum mengasah kompetensi, memperluas jejaring, serta membangun keberanian berwirausaha.

"Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh keberanian mengambil peluang, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk terus belajar. Saya berharap semakin banyak mahasiswa yang kelak menjadi pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja."

Editor : Redaksi



Berita Terkait