Ungkap Warga: Minimnya Pengawasan Proyek Drainase, Tewaskan Pengendara Motor

Ungkap Warga: Minimnya Pengawasan Proyek Drainase, Tewaskan Pengendara Motor © mili.id

mili.id – Terkuaknya fakta mengejutkan di balik kecelakaan maut yang menewaskan seorang perempuan lanjut usia di proyek pembangunan gorong-gorong kawasan Margorejo Indah. Sejumlah warga setempat mengaku proyek tersebut tidak dilengkapi pengamanan dan rambu yang memadai saat pekerjaan berlangsung.


Pengakuan tersebut disampaikan langsung oleh warga bernama Yono, penjual es legen yang sudah 30 tahun berada tepat di seberang lokasi kejadian. 

Baca juga: Surabaya Jadi Pilot Project Aplikasi Perlinsos, Verifikasi Bansos Kini Hanya 15 Menit


Yono menyebut tidak ada petugas pengatur lalu lintas maupun penjaga proyek yang berjaga di sekitar galian saat tragedi maut terjadi.

“disini itu (lokasi kejadian) penutup (pembatas oren) yang dipasang 2-3 tidak rapat kayak sekarang,” ujar Yono saat dimintai keterangan, Sabtu (13/6/26). 


Selain itu, Yono juga mengungkapkan kondisi proyek saat malam hari dinilai membahayakan pengguna jalan. Selain minim penjagaan, area galian disebut tidak dipasangi plang kegiataan dan rambu-rambu yang memadai. Sehingga berpotensi dapat membahayakan bagi pengendara yang melintas.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif


“Biasanya ramai, tapi saat itu tidak ada yang menjaga. Kemarin bener yang ada kayunya itu tidak ada, setelah kejadian baru dipasang dan di tutup rapat dengan pembatas,” kata warga lainnya.


Keterangan tersebut memperkuat dugaan adanya kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja (K3) pada proyek pembangunan gorong-gorong tersebut.


Mahfud warga lainnya juga menegaskan bahwa tidak ada petugas yang bertugas mengawasi maupun mengarahkan kendaraan saat pekerjaan berlangsung. Bahkan, ia juga membenarkan keberadaan rambu dan pengamanan proyek sangat minim.

Baca juga: Jelang Haji, Eri Minta Semua Aduan Warga Ditangani Cepat

“Kalau pekerja ada, tapi yang mengatur jalan tidak ada,” tegasnya.


Seperti yang diberitakan, kecelakaan maut terjadi saat sepeda motor Honda Supra X 125 bernopol L 5478 AAE yang ditumpangi pasangan suami istri terperosok ke dalam saluran proyek yang masih terbuka. Sehingga membuat penumpang perempuan berinisial LE (69) meninggal dunia di tempat.

Editor : Redaksi



Berita Terkait