Program Trans Siswa di Tabanan Bali.
Mili.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan program angkutan pelajar gratis atau Trans Siswa tetap berlanjut pada 2026. Saat ini, proses pengadaan layanan transportasi bagi siswa tersebut tengah memasuki tahap evaluasi penawaran sebelum pemenang tender ditetapkan.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kabupaten Tabanan, I Dewa Putu Mahendra, mengatakan terdapat tiga peserta yang mengikuti proses lelang. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 22 Juni 2026.
“Sekarang masih dalam tahap evaluasi. Nilai proyek sekitar Rp9,3 miliar dengan masa kontrak hingga Desember 2026,” kata Mahendra saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).
Program Trans Siswa menjadi salah satu layanan transportasi yang cukup diminati pelajar di Tabanan. Pada 2025, layanan ini tercatat melayani 5.126 siswa dari 22 sekolah menengah pertama (SMP) melalui 98 trayek yang tersebar di berbagai wilayah. Untuk operasionalnya, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,52 miliar.
Mahendra menjelaskan, kontrak kerja akan segera ditandatangani setelah pemenang tender ditetapkan. Setelah seluruh proses administrasi rampung, layanan angkutan siswa gratis tersebut akan kembali berjalan sesuai skema yang telah direncanakan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan, I Made Murdika, menegaskan bahwa anggaran untuk program Trans Siswa sudah tersedia. Namun, pelaksanaan layanan secara penuh masih harus menunggu selesainya proses pengadaan.
Selama tahapan tender berlangsung, armada Trans Siswa tetap beroperasi dengan sistem berbayar. Skema tersebut, kata Murdika, merupakan hasil kesepakatan antara siswa dan para pengemudi yang melayani rute-rute sekolah.
“Anggarannya sudah disiapkan, tetapi masih menunggu proses pengadaan. Yang jelas, program Trans Siswa tetap berlanjut tahun ini,” ujarnya.
Tak hanya mempertahankan layanan yang telah berjalan, Dishub Tabanan juga berencana melakukan penyesuaian dan penambahan sejumlah trayek baru. Langkah itu dilakukan untuk menjawab kebutuhan transportasi pelajar yang terus berkembang.
Beberapa usulan penambahan layanan datang dari sejumlah sekolah, di antaranya SMPN 2 Selemadeg, SMPN 3 Selemadeg Timur, dan SMPN 3 Marga. Dengan perluasan trayek tersebut, pemerintah berharap akses transportasi yang aman dan terjangkau bagi pelajar dapat semakin merata di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan.
Editor : Redaksi
