Pasangan ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil
Hong Kong, mili.id - Indonesia akhirnya hanya menyisakan satu wakil di babak semifinal Hong Kong Open 2025. Harapan Merah Putih kini bertumpu pada pasangan ganda campuran, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, setelah tunggal putra Alwi Farhan dan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani tersingkir di perempat final.
Dalam laga yang berlangsung di Hong Kong Coliseum, Jumat (12/9/2025), Alwi harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Taiwan, Chou Tien Chen, lewat duel ketat tiga gim, 20-22, 21-16, 14-21. Kekalahan itu membuat Adnan/Indah menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di ajang BWF Super 500 ini.
Baca juga: Duel Panas Uber Cup 2026: Indonesia Tantang Tuan Rumah Denmark Malam Ini!
Adnan/Indah melangkah ke semifinal usai menyingkirkan pasangan tuan rumah, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, dalam pertarungan sengit selama lebih dari satu jam. Sempat tertinggal di gim pertama 13-21, mereka bangkit di gim kedua dengan kemenangan tipis 21-19, sebelum akhirnya memastikan tiket semifinal dengan skor 21-18 di gim penentuan.
“Dari awal sebenarnya kami mainnya kurang enak, lebih ke enggak yakin. Karena babak perempat final ini pressure buat kami, soalnya sudah beberapa kali mentok di sini. Untung di set kedua bisa balik keadaan,” ujar Adnan usai pertandingan.
Baca juga: Putri KW Antisipasi Permainan Alot Michelle Li di Laga Perdana India Open 2026
Indah pun mengakui faktor psikologis sangat memengaruhi performa mereka. “Karena terlalu pressure, pukulan yang mau kita mainkan malah tidak sesuai. Jadi lebih ke masalah pikiran, karena beberapa kali selalu kalah di perempat final,” ucapnya.
Di semifinal, Sabtu (13/9/2025), Adnan/Indah akan menghadapi unggulan keenam asal China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, yang sebelumnya sukses menyingkirkan unggulan pertama sekaligus rekan senegaranya, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.
Baca juga: PBSI Mantapkan Roadmap Prestasi, Olimpiade 2028 Jadi Target Utama Pembinaan
“Besok harus lebih fokus lagi, bisa kontrol keadaan, dan kontrol diri sendiri. Karena lawan China, maka kita harus kerja ekstra lebih keras lagi,” tegas Indah.
Dengan hanya menyisakan satu wakil, perjuangan Adnan/Indah kini menjadi tumpuan Indonesia untuk menjaga asa meraih gelar di Hong Kong Open 2025.
Editor : Erwin Muhammad
