Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel dengan bergaya pakai kopyah (istimewa)
Jakarta, mili.id – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel kembali jadi sorotan publik. Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan, Kamis (11/9/2025), Noel tampil dengan gaya tak biasa.
Mengenakan rompi oranye tahanan, tangan terborgol, Noel terlihat memakai kopiah hitam. Saat ditanya alasan penampilannya, ia menjawab santai.
“Kaga, lebih enak aja. Biar lebih keren. Ini simbol,” ucap Noel sambil tersenyum kepada wartawan.
Baca juga: KPK Raup Rp39,8 Miliar dari Lelang Barang Rampasan Koruptor, Dana Disetor ke Kas Negara
Namun, ia menolak menjelaskan lebih jauh maksud dari “simbol” tersebut. Ketika ditanya apakah kopiah itu pertanda rindu kursi Wamenaker, Noel menepis. “Nggak lah, nggak pake jas,” katanya singkat sebelum masuk ke mobil tahanan.
Kasus yang menjerat Noel bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 20 Agustus 2025. Dari 14 orang yang diamankan, 11 ditetapkan tersangka, termasuk dirinya. Noel diduga menerima aliran dana sekitar Rp3 miliar yang digunakan untuk renovasi rumah hingga membeli motor Ducati Scrambler hitam-biru.
Baca juga: Plt Bupati Muara Enim Tegaskan Asas Praduga Tak Bersalah untuk Edison
KPK mencatat praktik pemerasan sertifikasi K3 sudah berlangsung sejak 2019 dengan nilai fantastis, mencapai Rp81 miliar. Padahal, biaya resmi sertifikasi hanya Rp275 ribu sesuai tarif PNBP. Namun, pekerja dipaksa membayar hingga Rp6 juta dengan ancaman proses akan diperlambat bila tak menyetor tambahan.
Masa penahanan Noel bersama 10 tersangka lain kini diperpanjang hingga 40 hari ke depan karena penyidik masih membutuhkan waktu melengkapi bukti dan keterangan saksi sebelum persidangan.
Baca juga: KPK Sempat Selidiki Dugaan Korupsi MBG, Kejagung Lebih Dulu Tetapkan Tersangka
Daftar Tersangka Kasus Sertifikasi K3 Kemnaker:
Irvian Bobby Mahendro
Gerry Aditya Herwanto Putra
Subhan
Anitasari Kusumawati
Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel)
Fahrurozi
Hery Sutanto
Sekarsari Kartika Putri
Supriadi
Temurila
Miki Mahfud
Editor : Erwin Muhammad
