Warga Tambak Asri wadul ke Fraksi PDIP-PAN DPRD Kota Surabaya (Bejo/mili.id)
Surabaya, mili.id - Warga Kelurahan Tambak Asri, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya terdampak proyek normalisasi sungai wadul ke dewan, Rabu (13/8/2025).
Mereka menyampaikan aspirasinya ke Fraksi PDI Perjuangan (PDIP)–PAN DPRD Kota Surabaya. Warga juga menanyakan surat permohonan hearing dengan Komisi C yang hingga kini belum mendapat respons.
Baca juga: Ibu Hamil 7 Bulan di Surabaya Diadili dalam Kasus Peredaran 18,4 Gram Sabu
Warga wadul terkait rencana pelebaran sungai yang dianggap terlalu besar dan tidak sesuai kebutuhan masyarakat.
Seketaris RW 06 Tambak Asri, Syaifudin Hadi menjelaskan bahwa pelebaran sungai tersebut mengacu pada kelasir 60 yang menetapkan lebar sungai mencapai 20 meter. Warga menilai ukuran itu tidak memiliki asas manfaat yang signifikan untuk wilayah mereka.
"Jadi pada prinsipnya, sekali lagi kami mengadu terkait dengan lebar sungai yang dibikin pemerintah dengan kelasiran 60 menyatakan lebarnya 20 meter. Itu yang dijadikan acuan dasar untuk merencanakan pembangunan di wilayah kami. Kami mewakili warga keberatan, karena kami tidak membutuhkan itu," ujarnya.
Ketua Fraksi PDIP–PAN DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono (Bejo/mili.id)
Meski demikian, warga menegaskan dukungan penuh terhadap program pemerintah untuk pengendalian banjir. Hanya saja, mereka berharap pelebaran sungai tidak sampai selebar yang direncanakan.
"Kami warga Tambak Asri terdampak mendukung 100 persen program pemerintah, tapi tidak selebar itu. Dengan catatan seperti itu, kami mohon dasar pembangunan ini, kelasiran 60 ditinjau kembali," tambahnya.
Sementara Ketua Fraksi PDIP–PAN DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono menyampaikan bahwa pihaknya siap menampung dan meneruskan aspirasi warga ke komisi terkait.
"Kami sudah mengantongi semua harapan dan permasalahan yang disampaikan, khususnya dari warga RW 06 Kelurahan Moro Krembangan, Tambak Asri. Ada beberapa RT yang terdampak, dan kami minta segera di hearingkan di Komisi C, agar warga bisa menyampaikan langsung dan diharapkan ada win-win solution yang bisa diterima warga dan pemerintah kota. Fraksi PDIP siap mengawal dan mendengarkan aspirasi ini," papar Buleks-sapaan akrabnya.
Buleks menambahkan, aspek penataan kota dan pengendalian banjir tetap harus diperhatikan. Namun kebutuhan serta aspirasi warga juga harus menjadi pertimbangan.
Baca juga: BAZNAS Surabaya Dukung Pendidikan 1.500 Anak Yatim Lewat Bantuan Perlengkapan Sekolah
"Mudah-mudahan nanti ada solusi terbaik di antara kita, yang bisa menjaga kepentingan warga sekaligus mendukung program pemerintah," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
