Jalur Cangar Pacet ditutup.(nana/mili.id)
Mojokerto, mili.id - Jalur alternatif wisata Cangar, Pacet-Batu, Malang ditutup total. Usai tertimbun longsoran lumpur bercampur bebatuan dan pohon hingga menyebabkan terputus total, Kamis (3/3/2025).
Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto mengaku, penutupan akses jalur Cangar-Batu dilakukan karena jalan tertutup material longsor dan dilakukan pengalihan arus.
Baca juga: CKG Kota Mojokerto Capai 71,5 Persen, Pemkot Kejar Cakupan 100 Persen pada Oktober
Pasalnya, material longsor yang cukup tebal dan harus dilakukan evakuasi menggunakan alat berat.
"Untuk jalur tertutup total saat ini, demi keselamatan akhirnya kami tutup total dan memang masih ada timbunan akibat longsoran," tegas Ihram di lokasi kejadian.
Sementara, dari arah Jalur Batu, Malang. Pihaknya meminta bantuan dari BPBD Kabupaten Batu untuk melakukan evakuasi material karena kondisi jalan yang tertimbun material longsor.
"Sampai saat ini kami tidak bisa menjangkau, yang dari arah Batu. Karena 1,5 kilometer dari wilayah terjadinya longsor ini wilayah Batu. Sehingga kami berkoordinasi untuk membantu evakuasi dampak longsor di wilayah sana (Batu)," aku Ihram.
Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK
Ihram mengaku, jalan alternatif ini baru bisa di lewati jika timbunan longsor berhasil dievakuasi. Dirinya berharap musibah yang terjadi di hari keempat lebaran Idulfitri ini bisa segera teratasi.
Hingga kini, sejumlah relawan, masyarakat, Tahura Raden Soerjo, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kabupaten Batu, TNI-POLRI, Dishub dan PUPR Kabupaten Mojokerto melakukan evakuasi.
"Saat sekarang ini teman-teman masih terus beraktifitas. Saya mohon doa, agar aktifitas evakuasi ini bisa segera teratasi, ini musibah. Dan semoga jalur bisa segera dilalui," imbuhnya.
Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak
Ia pun memastikan, alat berat diterjunkan ke lokasi. Tak lain untuk mempermudah melakukan evakuasi material yang cukup tebal dan mencapai ketinggian 80 meter persegi.
"Pasti (alat berat), karena kondisinya seperti ini. Kami sudah berkoordinasi dengan Forkopimda. Tentunya kami akan laksanakan tegas terukur untuk langkah awal evakuasi tersebut," pungkasnya.
Editor : Achmad S
