Konsumsi 10 Buah Ini Agar Ion Tubuh Kamu Kembali Usai Puasa

Konsumsi 10 Buah Ini Agar Ion Tubuh Kamu Kembali Usai Puasa © mili.id

Ilustrasi/iStock

Surabaya, mili.id - Menjaga ion atau cairan tubuh sangat penting, terlebih ketika seseorang menjalani puasa.

Sebab selama periode puasa, tubuh tidak menerima pasokan cairan dan nutrisi yang biasanya didapat dari minuman dan makanan.

Baca juga: Panduan Doa dan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Oleh sebab itu, bila tubuh tak segera mendapat cairan setelah berbuka puasa, hal ini dapat menyebabkan risiko dehidrasi yang serius jika tidak diatasi dengan benar.

Mengonsumsi makanan yang sehat saat berbuka adalah kunci agar tubuh tetap bugar dan terhidrasi dengan baik.

Pada umumnya, masyarakat Indonesia sebelum menyantap makanan berat saat memasuki buka puasa biasanya akan diawali mengonsumsi makanan ringan atau yang biasa disebut takjil, salah satunya gorengan.

Namun sebaiknya, masyarakat mengawali berbuka dengan mengonsumsi buah untuk mengembalikan ion tubuh.

10 Buah untuk Mengembalikan Ion Tubuh Usai Puasa

1. Air Kelapa
Air kelapa kaya akan sodium dan rendah karbohidrat, menjadikannya minuman yang sangat cocok untuk menghidrasi tubuh selama berbuka puasa. Air kelapa dapat menggantikan ion-ion tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa.

2. Semangka
Buah semangka mengandung sekitar 92 persen air dan berbagai vitamin serta antioksidan. Kandungan mineral seperti natrium, magnesium, kalsium, dan kalium di dalamnya juga membantu dalam menghidrasi tubuh dan mengurangi nafsu makan.

Baca juga: Jali FC Juara Liga Ramadan 2025 Usai Tumbangkan Setro FC

3. Timun
Timun mengandung sekitar 95 persen air, serta vitamin C, vitamin K, kalium, dan asam kafeat. Kandungan tersebut membantu dalam mencegah dan mengurangi iritasi serta dehidrasi. Timun juga rendah kalori, sehingga cocok untuk dikonsumsi saat menjalani puasa.

4. Blewah
Blewah mengandung sekitar 90 persen air dan kaya akan vitamin A dan C. Buah ini dapat membantu mencegah dehidrasi serta melindungi tubuh dari infeksi dan peradangan.

5. Belimbing
Belimbing mengandung sekitar 91 persen air, vitamin C, dan antioksidan seperti epicatechin. Kandungan ini dapat membantu mencegah dehidrasi dan meningkatkan kesehatan jantung. Namun, bagi penderita gangguan ginjal, perlu hati-hati karena kadar asam oksalat yang tinggi dalam belimbing.

6. Melon
Buah melon mengandung 91 persen air yang dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Melon juga mengandung karbohidrat, vitamin C, vitamin B6, serat, serta mineral berupa kalium, kalsium, dan fosfor. Kandungan gula alami buah ini cukup tinggi dibandingkan buah-buahan lainnya, tapi jumlah kalori totalnya tetap rendah.

Baca juga: Ramadan Vaganza Surabaya 2025 Digelar Mulai 19 Maret, Simak Rangkaian Acaranya

7. Tomat
Tomat mengandung 94 persen air, vitamin A, C, K, serta antioksidan yang sebagian besarnya berupa likopen. Buah yang mengandung banyak air ini juga merupakan sumber serat, karbohidrat, gula alami, dan protein dalam jumlah kecil.

8. Persik
Mungkin belum banyak yang tahu bila buah persik juga masuk ke dalam daftar buah dengan kandungan air yang tinggi, yaitu sekitar 89 persen. Selain bisa menghidrasi tubuh karena kandungan airnya, buah persik juga padat nutrisi, seperti vitamin A, C, B, dan kalium.

9. Pepaya
Pepaya mengandung sekitar 88 persen air di dalamnya. Selain itu, pepaya kaya akan serat, vitamin, mineral dan rendah kalori. Sehingga, tubuh tetap bisa terhidrasi dan mendapatkan sejumlah nutrisi penting setelah menjalani puasa.

10. Pir
Buah pir mengandung sekitar 84 persen air dan mengandung sekitar 6 gram serat per buah, Selain serat, pir juga mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral, seperti vitamin C, vitamin K, folat, dan tembaga. Oleh karena itu, mengonsumsi pir dapat membantu merasa kenyang lebih lama dan memberi tubuh nutrisi yang penting.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait