Siswi SMP Tenggelam di Sungai ketika Hujan Mengguyur Kota Surabaya

Siswi SMP Tenggelam di Sungai ketika Hujan Mengguyur Kota Surabaya © mili.id

Tim SAR gabungan mencari korban.

Surabaya, mili.id - Seorang siswi SMP berusia 15 tahun, Reina Adilahapsah, dilaporkan tenggelam di Sungai Medokan Semampir, Surabaya, Jumat (21/2/2025) sore.

Peristiwa ini terjadi saat cuaca hujan deras. Meskipun kondisi sungai yang cukup dalam (sekitar 2,5 meter) dan berlumpur menyulitkan pencarian, Tim SAR gabungan tetap berupaya maksimal untuk menemukan korban.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Dinas Kebakaran Surabaya, Basarnas, dan BPBD Kota Surabaya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Baca juga: Rayakan 10 Tahun Perjalanan, Four Points by Sheraton Surabaya Hadirkan #FYP Moments

Ketua Tim SAR Gabungan, Andy Pamudji menjelaskan bahwa pencarian dilakukan dengan dua metode, penyisiran manual menggunakan perahu karet dan penyelaman.

"Arus yang deras dan kondisi sungai yang berlumpur membuat proses penyelaman cukup terkendala," ungkapnya.

Andy menambahkan, kedalaman sungai sekitar 2,5 meter dengan dasar sungai yang berlumpur menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelam.

Baca juga: Anas Karno: Akurasi Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan Pembangunan Surabaya

"Kondisi ini cukup menyulitkan tim kami dalam melakukan pencarian," ujarnya.

Sementara itu, Lurah Medokan Semampir, Moerita, mengungkapkan bahwa korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi.

"Reina sedang bersekolah, namun penyakit epilepsinya kambuh sehingga ia pulang karena mengompol," jelasnya.

Baca juga: Syaifuddin Zuhri Ingatkan Dampak Krisis Kepercayaan terhadap DPRD

Setelah sampai di rumah, Reina mencuci bajunya. Tidak lama kemudian, ibunya melaporkan kepada warga bahwa anaknya hilang dan hanya menyisakan satu sandal di belakang rumah.

Meski upaya pencarian terus dilakukan dengan memperluas radius pencarian, namun korban belum dapat ditemukan.

"Pencarian untuk saat ini dihentikan, dan akan dilanjutkan besok," jelas Katim SAR Andy.

Editor : Aris S



Berita Terkait