Mengenang Bulan Gus Dur, Literasi Apacapa Situbondo Gelar Diskusi

Mengenang Bulan Gus Dur, Literasi Apacapa Situbondo Gelar Diskusi © mili.id

Suasana diskusi Lieterasi Pacapa di rumah tabing tongkok Desa Tribungan, Kecamatan Mamgaran, Situbondo.(Fatur Bari/mili.id)

 

Situbondo, mili.id - Mengenang bulan Desember sebagai bulan wafatnya Presiden RI ke IV KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Literasi Pacapa mengelar diskusi di rumah Bupati Situbondo terpilih Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran

Dalam diskusi yang digagas langsung pria yang akrab dipanggil Mas Rio, menghadirkan dua orang pemantik, yakni Novi Basuki, penulis dan pemerhati Tiongkok, dan Imam Nawawi, pencinta KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Bupati Situbondo terpilih Mas Rio mengatakan, pihaknya berkomitmen membangun kabupaten dengan paradigma baru, meninggalkan cara-cara feodal dan memperkuat kesadaran literasi dan kebudayaan.

"Karena saya lahir dari komunitas literasi, di masa depan dalam kepeminpinan saya. Literasi harus ditingkatkan di Situbondo. Saya mempunyai pandangan, satu wilayah yang maju karena literasinya kuat. Namun, khusus Situbondo literasinya masih jauh," ujar Mas Rio, Rabu (01/01).

Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

Lebih jauh Mas Rio menjelaskan, dalam peringatan bulan Gus Dur kali ini. Selain untuk merefleksikan nilai-nilai dan kontribusi Gus Dur terhadap bangsa Indonesia.

"Namun, konteks besar dalam pertemuan kali ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi," katanya.

Mas Rio juga menyoroti pentingnya menghindari kekuasaan feodalistik dan membangun hubungan yang lebih egaliter antara pemimpin dan masyarakat. Ia berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk meningkatkan literasi dan memajukan wilayah Situbondo.

Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel

"Saya tidak ingin kekuasaan benar-benar feodalistik, bupati harus dicium tangannya, saya tidak mau hal tersebut, karena saya teman buat semua, teman untuk bawahan dan masyarakat Kabupaten Situbondo," pungkasnya.

 

Editor : Aris S



Berita Terkait