Menteri Perdagangan Budi Santoso. (Fariz/mili.id)
Sidoarjo - Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia (RI) Budi Santoso melepas ekspor 14 kontainer produk kerupuk dan sambal udang khas Sidoarjo yang di produksi PT Sekar Laut Tbk di Buduran, Sidoarjo, Selasa (3/12/2024).
Produk PT Sekar Laut Tbk atau yang dikenal Finna ini diekspor menembus pasar Amerika dan beberapa negara lain di Eropa. Ia mengapresiasi para eksportir yang konsisten dalam mengekspor produk-produk Indonesia ke luar negeri.
"Jadi jangan hanya kita yang dipengaruhi eksportir negara lain untuk konsumsi produk mereka. Tapi, Finna ini membuktikan bahwa produk khas Indonesia ini juga bisa menjamah pasar internasional khususnya di negara-negara Eropa," kata Budi.
Presiden Direktur PT Sekar Laut Tbk, Welly Gunawan menjelaskan, hal ini merupakan bukti bahwa produk Indonesia dapat bersaing di pasar global. Bahkan sejalan dengan program pemerintah yang terus mendorong komoditas ekspor.
"Nilai-nilai inilah yang menjadi pedoman kami baik dalam negeri maupun pasar internasional. Kami menggandeng ribuan petani dan nelayan di seluruh Indonesia, kami juga menerapkan padat karya dan emansipasi wanita dalam proses produksi. Capaian ini adalah bukti bahwa produk Indonesia mampu bersaing di pasar internasional," jelasnya.
Welly mengungkapkan selama lebih dari 48 tahun perjalanan, PT Sekar Laut Tbk telah mengekspor produk-produk khas Indonesia ke lebih dari 35 negara di berbagai benua.
"Selain kerupuk, kami juga menghadirkan produk unggulan lain salah satunya uleg sambal terasi. Sambal ini adalah simbol kekayaan rasa dan budaya kuliner Indonesia, sejajar dengan Tabasco dari Amerika, Gochujang dari Korea, atau Peri-Peri dari Afrika," pungkasnya.
Editor : Achmad S
